Amerika Latin Terbelah Usai Operasi AS di Venezuela

- Minggu, 04 Januari 2026 | 18:55 WIB
Amerika Latin Terbelah Usai Operasi AS di Venezuela

Berita tentang serangan Amerika Serikat di Venezuela, yang konon sampai menculik Presiden Nicolas Maduro, bikin gempar. Reaksi dari negara-negara tetangga di Amerika Latin pun beragam banget. Ada yang langsung angkat jempol, tapi tak sedikit juga yang mencela habis-habisan operasi yang digagas pemerintahan Donald Trump itu.

Kalau dilihat dari berbagai pernyataan yang muncul, sepertinya kawasan ini lagi mengalami perpecahan politik yang cukup dalam. Sejumlah negara, seperti Kolombia, Brasil, bahkan Meksiko, secara tegas mengutuk aksi AS tersebut. Mereka juga mendesak PBB untuk turun tangan dan cari jalan damai. Uruguay dan Kuba juga ikut bersuara lantang mengecam.

Di sisi lain, ada juga yang menyambut gembira kabar penangkapan Maduro itu. Argentina, Paraguay, dan Ekuador termasuk yang memberi pujian. Sementara Panama lebih memilih menyatakan dukungannya kepada pihak oposisi Venezuela. Mereka percaya kelompok oposisilah yang sebenarnya menang pemilu 2024 lalu, meski situasinya masih penuh tanda tanya.

Lalu ada Guatemala yang bersikap lebih hati-hati, cuma menyerukan agar dialog diperbanyak lagi.


Halaman:

Komentar