Suasana pagi di Bundaran HI Jakarta pagi ini terasa berbeda. Untuk pertama kalinya di tahun 2026, kawasan itu kembali jadi pusat keramaian warga yang ingin berolahraga dan menghirup udara segar di hari bebas kendaraan bermotor atau CFD. Dari lari santai sampai bersepeda, aktivitas fisik terlihat di mana-mana.
Yang menarik, kebanyakan pengunjung datang berombongan bersama keluarga. Mereka memanfaatkan jalanan yang lengang itu untuk sekadar jalan-jalan atau mengayuh sepeda keliling. Suasana riang dan santai jelas terasa.
Di sisi lain, petugas keamanan seperti dari Satpol PP dan kepolisian juga terlihat berjaga. Mereka mengawasi kerumunan agar tetap tertib. Untuk menambah semarak, alunan musik diputar di beberapa titik, memberi energi lebih pada pagi Minggu itu.
Salah satu yang ikut meramaikan adalah Tri, seorang warga Ciledug berusia 65 tahun. Dengan bersepeda, pria itu berharap bisa membakar lemak berlebih setelah kalap makan saat perayaan tahun baru.
“(Olahraga untuk) bakar lemak. Iya makan banyak tahun baru,” ujarnya sambil tertawa.
Bersama dua temannya, Tri sudah mengayuh sepeda dari kawasan CSW Kebayoran Baru, lewat Bundaran HI, hingga ke Monas. Bagi dia, bersepeda bukan cuma hobi, tapi cara ampuh menjaga kesehatan.
“Ya jelas (jaga fisik), kalau namanya sepeda itu kan bagus ya. Untuk kaki bagus, napas bagus, ya kan fisik juga bagus, jantung juga bagus. Alhamdulilah ini rekan-rekan kita banyak yang sudah strok, ada yang gula, pakai sepeda bisa sembuh,” cerita Tri panjang lebar.
Menurut pengamatannya, antusiasme warga di CFD perdana tahun ini sangat tinggi. Ramai sekali.
“Suasananya cukup bagus dan masyarakat antusias untuk tahun baru ini, baik itu yang jalan kaki mau sepeda cukup antusias. Menjelang masuk sekolah juga kan jadi masih lumayan bagus juga kan,” tuturnya.
Pendapat senada datang dari Erni, seorang perempuan muda berusia 23 tahun. Dia juga merasakan keramaian yang sama. Tapi selain olahraga, ada agenda lain yang dia kejar: kulineran.
“Ya sempat jalan sih sambil cari-cari makanan,” akunya sambil tersenyum.
Erni mengaku hampir tak pernah absen tiap minggu ke CFD di HI. Rutinitas itu dia jalani dengan satu harapan sederhana.
“Ya tiap Minggu sih ke sini. (Semoga bisa) Olahraga terus, pola makan sehat juga,” harapnya.
Begitulah suasana pagi tadi. CFD pertama di 2026 berjalan lancar, dipenuhi warga yang punya tujuan beragam; dari yang serius menjaga kesehatan sampai yang sekadar ingin menikmati akhir pekan dengan cara berbeda.
Artikel Terkait
Trump Naikkan Tarif Impor ke 15% Usai Kalah di Mahkamah Agung
Istri Anggota DPRD Sulsel Tewas dalam Kecelakaan di Tol Reformasi Makassar
Longsor di Karanganyar, Pasangan Lansia Tertimpa Reruntuhan Rumah
LPDP Panggil Alumni Beasiswa Diduga Belum Penuhi Kewajiban Kontribusi