Sore itu, Jumat 2 Januari 2026, suasana di Pospam Exit Tol XIII Koto Kampar tampak berbeda. AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Kapolres Kampar, tiba-tiba muncul untuk memantau langsung situasi. Kunjungan mendadak ini bukan tanpa tujuan. Ia ingin memastikan arus balik Nataru benar-benar berjalan mulus, dan para personel di lapangan siap siaga.
Kedatangannya bersama sejumlah pejutama Polres Kampar langsung disambut oleh Kapospam, Iptu Musmuliadi. Tanpa basa-basi, Kapolres langsung terjun melihat kesiapan rekan-rekannya yang bertugas.
Di tengah riuh lalu lintas yang mulai padat, Boby memberikan beberapa arahan. Intinya satu: pelayanan kepada masyarakat harus jadi yang utama. "Utamakan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
"Hindari perbuatan yang tercela. Jaga marwah Polri untuk meningkatkan kepercayaan publik," lanjut Boby, menekankan pentingnya integritas di setiap langkah.
Menurutnya, Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 yang akan berakhir 4 Januari nanti, adalah ujian terakhir. Ia meminta semua pihak tidak lengah. Kolaborasi dengan instansi lain juga disebutkannya sebagai kunci. "Keberhasilan kita tidak terlepas dari peran kolaborasi dan sinergi lintas instansi," jelasnya. Untuk itu, komunikasi harus terus ditingkatkan.
Artikel Terkait
Prabowo Teken UU Penyesuaian Pidana, Hukum Kolonial Resmi Ditinggalkan
Longsor Tewaskan Empat Pekerja Proyek Lapangan Bola di Jatinangor
Kapolres Sragen Resmikan Jembatan Merah Putih, Langsung Uji Coba dengan Warga
Bendera GAM Berkibar di Tengah Reruntuhan Gempa Aceh: Provokasi atau Sinyal Bahaya?