Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta punya nuansa yang berbeda. Kali ini, tak ada dentuman kembang api yang biasa menghiasi langit Ibu Kota. Pemerintah Provinsi DKI memilih jalan lain: mereka menggalang dana untuk korban bencana di Sumatera. Hasilnya? Tidak main-main, terkumpul Rp 3,1 miliar.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasinya di tengah kerumunan di Bundaran HI. "Ini kontribusi nyata dari publik Jakarta. Terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian yang luar biasa ini," ujarnya.
Ia menekankan, acara tahun baru sengaja diisi dengan penggalangan donasi dan doa bersama. Semua itu sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara di daerah yang sedang berduka.
Rangkaian acara sendiri dimulai dengan doa bersama yang melibatkan berbagai elemen, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama. Harapannya jelas: doa serta bantuan moral dan spiritual dari warga Jakarta bisa sedikit meringankan beban mereka yang terdampak, terutama di Aceh, Sumut, Sumbar, dan daerah lain.
Artikel Terkait
600 Huntara di Aceh Tamiang Siap Dihuni, Dilengkapi Wi-Fi hingga Taman Bermain
SUV Tabrak Separator Busway di Bundaran HI, Berlanjut Ditabrak Bus Transjakarta
Prabowo Koreksi Istilah Uang Lelah untuk Prajurit: Tentara Tak Boleh Lelah
Prabowo Gelar Rakor Darurat di Tenda, Tinjau Progres Hunian Korban Bencana Aceh Tamiang