Kemacetan panjang sempat terjadi di Jalan Akses Marunda, Jakarta Utara, Senin sore kemarin. Penyebabnya, empat kendaraan terlibat dalam sebuah kecelakaan beruntun yang cukup parah. Lokasinya persis di turunan jembatan dekat Rusun Cilincing, arah Barat. Dari keempat kendaraan itu, seorang sopir bajaj menjadi korban, terjepit di dalam kabinnya yang ringsek hingga mengalami luka-luka.
Menurut keterangan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB. Yang terlibat bukan kendaraan ringan: dua truk trailer, satu truk wing box, dan satu bajaj.
Dari hasil penyelidikan sementara, kronologinya dimulai dari sebuah truk trailer bernopol B-9182-JIN yang dikemudikan Cahyono (34). Kendaraan besar itu melaju dari Timur ke Barat.
"Saat menuruni jembatan Rusun Cilincing, truk tersebut menabrak Bajaj yang ada di depannya, dikemudikan oleh Panji Kuswara (52)," jelas Ojo.
Tabrakan pertama itu memicu reaksi berantai.
"Bajaj yang tertabrak lalu terdorong ke depan. Dia menabrak trailer lain di depannya, B-9611-UIY yang dikemudikan Tohani. Truk trailer itu kemudian terdorong lagi dan menghantam wing box di depannya, B-9304-JEU yang dikemudikan Guntur," papar Ojo dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).
Korban utama dalam insiden ini adalah Panji Kuswara, sang pengemudi bajaj yang juga warga Rusunawa Marunda. Ia sempat terjebak di dalam kendaraannya yang hancur bagian depan sebelum akhirnya dievakuasi.
"Korban mengalami luka sobek pada bagian pelipis mata kiri, luka sobek di pipi kiri, serta lecet pada kaki kiri. Saat ini korban sudah dievakuasi dan menjalani perawatan medis di RSUD Koja," ujarnya.
Kerusakan kendaraan pun tidak main-main. Bajaj milik korban rusak berat, terutama di bagian depan. Sementara ketiga truk lainnya mengalami kerusakan berupa penyok dan baret di bagian bemper serta bodi depannya.
Pihak kepolisian sudah bergerak cepat. Sejumlah barang bukti diamankan, termasuk unit bajaj dan truk trailer yang terlibat, beserta STNK-STNK nya. Namun begitu, penyebab pasti kecelakaan ini masih menjadi tanda tanya.
Unit Laka Lantas Jakarta Utara masih mendalami kasus ini. Sambil menunggu hasil penyelidikan yang komprehensif, polisi mengingatkan semua pengendara untuk selalu waspada, terutama saat melintasi ruas jalan yang ramai seperti Akses Marunda. Kecepatan dan jarak aman kendaraan, seringkali jadi penentu.
Artikel Terkait
Warga Tanam Pisang dan Padi di Jalan Rusak Parah sebagai Aksi Protes Janji Gubernur Banten
Briptu Fawwaz Cetak Rekor Dunia dan Asia di Kejuaraan Menembak Asian Rifle/Pistol 2026
Mantan Kepala Desa Bogor Ditusuk Usai Salat Jumat, Pelaku Diamankan Warga
Malut United Hadapi Persijap di BRI Super League, Duel Krusial di Ternate