Rapat Kerja Nasional PDIP awal Januari nanti ternyata bakal membahas hal yang cukup spesifik. Mereka berencana membentuk subkomisi baru yang fokus pada isu ekologi dan lingkungan hidup. Rakernas sendiri dijadwalkan berlangsung dari tanggal 10 hingga 12 Januari 2026.
Sekjen partai, Hasto Kristiyanto, yang ditemui di Sekolah PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin lalu, mengonfirmasi rencana ini. Suasana di lokasi terlihat cukup ramai oleh aktivitas para kader.
"Ya di dalam Rakernas nanti kami membentuk subkomisi tentang ekologi, tentang lingkungan," ujar Hasto kepada para wartawan.
Menurutnya, gagasan ini muncul tak lepas dari peran Ketua Umum Megawati Sukarnoputri. Ibu Mega baru-baru ini bahkan sempat bertemu dengan mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Al Gore. Pertemuan itu banyak membahas urgensi menjaga kelestarian alam.
"Karena Ibu Mega juga telah diwawancarai secara luas, beliau juga bertemu dengan mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore tentang pentingnya menjaga kelestarian ini," jelas Hasto.
Dia lalu bercerita sedikit tentang kebiasaan unik Megawati yang mungkin jarang diketahui publik. Rupanya, dalam berbagai rapat di tingkat DPP, sang ketua umum punya kebiasaan menanam biji-bijian sisa konsumsi.
"Bahkan Ibu Mega juga sampai punya kebiasaan itu biji-bijian kalau rapat DPP, itu ada biji nangka, ada salak, itu semua ditanam oleh beliau," tambahnya sambil tersenyum.
Nah, dari percakapan tingkat global sampai kebiasaan kecil itu, semua akan dikerucutkan menjadi sebuah kebijakan yang komprehensif. PDIP bertekad membahas isu lingkungan ini secara mendalam, dari hulu hingga ke hilir.
"Maka kebijakan ekologis dari hulu ke hilir itu nanti akan menjadi bagian dari pembahasan di dalam Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan 10 sampai 12 Januari yang akan datang," tutup Hasto mengakhiri penjelasannya.
Artikel Terkait
AS Bebaskan Tarif Sawit hingga Kopi RI, Pelaku Usaha Soroti Tantangan Ekspor
Polisi Pasang Peringatan di Jalan IR Juanda Ciputat yang Rusak Parah
Pakar Tegaskan MKMK Tak Berwenang Batalkan Keputusan DPR Soal Hakim MK
Wamendag Ajak Hipmi Export Center Percepat Ekspor untuk Dongkrak Surplus