Suasana mencekam menyelimuti sebuah rumah di Hadji Iding Soemitaweg, Paramaribo. Seorang pria, dalam aksi yang mengerikan, menewaskan sembilan orang dengan senjata tajam. Korban-korbannya termasuk lima anak-anak. Polisi Suriname sudah menahan pelakunya.
Menurut keterangan kepolisian setempat, tragedi ini terjadi di dalam dan sekitar kediaman pelaku sendiri. Yang membuatnya lebih menyayat hati, empat dari lima anak yang menjadi korban ternyata adalah anak kandung pria tersebut.
“Seorang pria membunuh empat orang dewasa dan lima anak-anak dengan benda tajam di sebuah kediaman,” begitu bunyi pernyataan resmi yang dirilis polisi.
Mereka juga menambahkan, “Seorang anak keenam dan seorang dewasa terluka parah dan dibawa ke rumah sakit.”
Lantas, apa yang memicu amukannya? Menurut laporan AFP, Senin (29/12/2025), pelaku diduga mengalami masalah kesehatan mental. Sebelum aksi penikaman dimulai, ia dikabarkan terlibat pertengkaran sengit dengan istrinya melalui telepon. Pertengkaran itu rupanya menjadi pemicu. Korban pertamanya adalah putrinya sendiri yang baru berusia 11 tahun. Gadis kecil itu ditikam hingga 44 kali di dapur rumah mereka.
Ketika polisi tiba di lokasi, situasi masih sangat kacau. Tersangka bahkan berusaha menyerang petugas dengan senjata tajam yang masih ia genggam. Mereka tak punya pilihan lain selain menembak kakinya untuk melumpuhkan.
Pria itu kini dirawat di rumah sakit dengan luka tembak di kaki, tetap diawasi ketat. Identitasnya sendiri masih ditutupi polisi untuk kepentingan penyelidikan.
“Rincian lebih lanjut mengenai keadaan sebenarnya dari serangan tragis ini akan menyusul,” janji pihak kepolisian. Mereka masih berusaha menyusun puzzle lengkap dari peristiwa yang mengguncang komunitas itu.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp43.000 per Gram pada Jumat, 13 Februari 2026
Presiden Prabowo Resmikan 1.179 Sentra Pangan dan Gizi Polri di Jakarta
Erdogan Desak Negara OKI Percepat Integrasi Transportasi untuk Dongkrak Ekonomi
Pesawat Smart Air Ditembak di Papua, Dua Pilot Tewas