Lantas, apa yang memicu amukannya? Menurut laporan AFP, Senin (29/12/2025), pelaku diduga mengalami masalah kesehatan mental. Sebelum aksi penikaman dimulai, ia dikabarkan terlibat pertengkaran sengit dengan istrinya melalui telepon. Pertengkaran itu rupanya menjadi pemicu. Korban pertamanya adalah putrinya sendiri yang baru berusia 11 tahun. Gadis kecil itu ditikam hingga 44 kali di dapur rumah mereka.
Ketika polisi tiba di lokasi, situasi masih sangat kacau. Tersangka bahkan berusaha menyerang petugas dengan senjata tajam yang masih ia genggam. Mereka tak punya pilihan lain selain menembak kakinya untuk melumpuhkan.
Pria itu kini dirawat di rumah sakit dengan luka tembak di kaki, tetap diawasi ketat. Identitasnya sendiri masih ditutupi polisi untuk kepentingan penyelidikan.
“Rincian lebih lanjut mengenai keadaan sebenarnya dari serangan tragis ini akan menyusul,” janji pihak kepolisian. Mereka masih berusaha menyusun puzzle lengkap dari peristiwa yang mengguncang komunitas itu.
Artikel Terkait
Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026
Layanan SIM Keliling Kembali Beroperasi di Jakarta, Cek Jadwal dan Syaratnya
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Tuduh Rendahkan Nyawa dan Hukum Internasional
Anggota PAN Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Dunia Turun