Libur Natal tahun ini, kawasan Ancol kembali ramai oleh pengunjung. Tercatat, lebih dari 46 ribu orang memadati destinasi favorit keluarga itu sepanjang hari raya. Angka ini jelas menunjukkan betapa Ancol masih jadi primadona bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk melepas penat.
Menyikapi keramaian ini, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta pun memperketat pengawasannya. Tujuannya satu: memastikan pelayanan dan keamanan tetap optimal. Di sepanjang pantai, misalnya, petugas penjaga pantai tak henti-hentinya mengingatkan para wisatawan. Mereka berkeliling, mengimbau agar setiap keluarga selalu waspada dan mengawasi anak-anaknya.
“Kami terus memastikan aspek keamanan dan kenyamanan,” jelas Kadisparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, dalam sebuah keterangan tertulis pada Minggu (28/12/2025).
“Apalagi di tengah potensi cuaca ekstrem. Semua harus dipersiapkan agar liburan masyarakat tetap aman dan nyaman,” tambahnya.
Rupanya, bukan cuma Ancol yang dibanjiri pengunjung. Taman Margasatwa Ragunan (TMR) juga mengalami hal serupa. Lebih dari 50 ribu orang datang pada hari Natal, memadati setiap sudut kebun binatang itu. Antusiasme terlihat jelas, dari wajah anak-anak hingga orang dewasa yang asyik melihat satwa dan berbagai wahana edukasi.
Menurut Andhika, tren ini menunjukkan bahwa Jakarta masih menjadi pilihan utama untuk berlibur. “Destinasi seperti Ancol, TMII, dan Ragunan mencatat peningkatan kunjungan,” katanya.
“Ini didukung oleh banyaknya event menarik yang digelar. Mulai dari festival cahaya, kegiatan di Monas, sampai event seni dan budaya. Semua tersedia di sini,” ujarnya.
Meski begitu, ada juga tempat yang justru sepi. TMII, contohnya, ‘hanya’ dikunjungi sekitar 17.117 orang. Monas juga mengalami hal yang kurang lebih sama, dengan catatan 17.464 pengunjung sejak pagi meski sempat diprediksi akan terus meningkat.
Kalau dirinci, beginilah perbandingan jumlah pengunjung di libur Natal 2025 dengan tahun sebelumnya:
- Ancol: Naik drastis dari 34.930 menjadi 46.563 pengunjung. Kenaikannya sekitar 33%.
- TMII: Turun sedikit, dari 18.984 ke 17.117 pengunjung. Penurunannya sekitar 9%.
- Monas: Jatuh signifikan dari 64.281 menjadi 17.464 pengunjung. Ini penurunan yang cukup tajam, mencapai 72%.
- Ragunan: Melonjak dari 41.850 ke 50.993 pengunjung. Naik sekitar 21%.
Secara umum, minat berlibur di dalam kota memang terlihat kuat tahun ini. Libur Natal 2025 seolah jadi momen ‘reunion’ besar-besaran bagi warga Jakarta dan Jabodetabek. Mereka memilih tetap di kota, menikmati waktu bersama keluarga dan teman di tempat-tempat yang sudah familiar.
Perubahan pola liburan ini tak lepas dari banyaknya event yang sengaja digelar pemerintah. Jakarta Light Festival dengan cahaya gemerlapnya, Monas Week yang penuh aktivitas seru, hingga Kala Kini Jakarta yang menampilkan sisi kreatif kota. Event-event inilah yang berhasil menciptakan suasana liburan meriah, tanpa perlu pergi jauh.
Di balik keramaian, Disparekraf tak lupa mengingatkan soal kewaspadaan. Koordinasi dengan pengelola destinasi wisata diperketat, terutama menyangkut antisipasi cuaca ekstrem yang bisa datang tiba-tiba. Fokusnya jelas: keamanan dan kenyamanan pengunjung adalah yang utama.
Mulai dari kesiapan petugas, pengaturan arus lalu lintas, hingga pemantauan kapasitas, semuanya diawasi ketat. Pengelola juga diinstruksikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca dan siap mengambil langkah cepat jika diperlukan.
Intinya, meski ramai, liburan harus tetap aman dan menyenangkan. Itu yang diusahakan agar warga bisa benar-benar menikmati momen istimewa mereka.
Artikel Terkait
Jenazah Pilot dan Kopilot Smart Air Dievakuasi dari Boven Digoel ke Mimika
Pemerintah Perkuat Pertahanan Nasional Melalui Transformasi Digital di Wilayah 3T
Bentrokan Warga dan Aparat Warnai Protes Reformasi Ketenagakerjaan Milei di Buenos Aires
Polisi Tangkap Kreator Konten dan Istri di Jagakarsa, Sita 3,6 Kg Ganja dari Kebun Hidroponik di Rumah