Bau menyengat langsung menyergap begitu mendekati Jalan Aria Putra di Ciputat, Sabtu pagi itu. Gunungan sampah yang ditutupi terpal dan sebagian lagi tidak terlihat memakan sebagian badan jalan. Kendaraan pun terpaksa melambat, menari-nari menghindari tumpukan kotoran yang sudah mengganggu arus lalu lintas ini.
Keadaan serupa dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain di Tangerang Selatan. Di samping Pasar Cimanggis, misalnya, tumpukan sampah juga mempersempit jalan. Pengendara yang melintas terlihat jelas menutup hidung, wajah mereka mengernyit menahan bau tak sedap.
Warga yang sehari-hari melewati lokasi itu punya kekhawatiran yang lebih mendasar. Mereka takut masalah kesehatan akan muncul jika sampah dibiarkan terlalu lama.
"Iya, jelas takut ada penyakit," ujar Rizal, seorang warga Ciputat yang ditemui di lokasi. Suaranya terdengar kesal. "Jangan ditanya lagi. Kalau bisa ya cepat diselesaikan, cari solusi, cepat diangkut."
Menanggapi keluhan ini, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaku telah mengambil langkah. Dalam keterangannya, dia menyebut proses pengangkutan sampah yang menumpuk itu sedang berjalan, meski bertahap.
Artikel Terkait
Trump Ungkap AS Buka Pembicaraan dengan Pimpinan Parlemen Iran
Bagian Tubuh Korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Bogor
Pelatih Bulgaria Apresiasi Perkembangan Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis di Final FIFA Series
Bocah 9 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Halaman Rumah, Sopir Diduga Mengantuk