Di sebuah tikungan Desa Cijujung, Sukaraja, Bogor, sebuah mobil terperosok ke dalam jurang. Kejadiannya Jumat kemarin, 26 Desember. Penyebabnya, kata pihak berwenang, sederhana namun sering diabaikan: sang pengemudi dilanda kantuk di saat yang salah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan kronologinya saat dikonfirmasi Sabtu (27/12).
"Diketahui pengemudi mengantuk saat melintasi tikungan sehingga menerobos sisi jalan yang didapati adanya jurang," ujar Yudi.
Untungnya, ada warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu. Mereka segera mengambil inisiatif untuk menghubungi petugas damkar agar korban bisa segera ditolong. Laporan warga itu pun langsung ditindaklanjuti.
Tim damkar yang diterjunkan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Begitu tiba, mereka tak buang waktu. Evakuasi segera dilakukan dengan peralatan yang mereka bawa. Meski situasinya cukup pelik di tepi jurang, proses penyelamatan berjalan lancar.
Yang patut disyukuri, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Mobil yang terperosok pun akhirnya berhasil ditarik ke atas.
"Situasi akhir kondusif, mobil berhasil dievakuasi oleh tim," kata Yudi menambahkan.
Hanya saja, butuh waktu sekitar dua jam bagi petugas untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Dua jam yang melelahkan, tapi dengan akhir yang baik. Kini, jalan di tikungan Desa Cijujung itu kembali lengang, hanya meninggalkan cerita tentang bahaya mengantuk di balik kemudi.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Kebon Jeruk
UEA Terapkan Pengurangan Jam Kerja Nasional Selama Ramadan 2026
KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik Lebaran 2026, Tiket Dijual Mulai 11 Februari
Louis Saha: Manchester United Bisa Jadi Pilihan Menarik bagi Vinicius Junior