imbuhnya.
Pendapat senada datang dari Jeane Marie Tulung, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag. Ia menjelaskan bahwa tema ini berangkat dari pemahaman sederhana: keluarga adalah komunitas terkecil yang tak pernah luput dari masalah.
katanya.
Memang, persoalan dalam rumah tangga itu banyak ragamnya. Tapi, kehadiran Tuhan diyakini tetap menyertai, bahkan dalam keluarga yang paling sederhana sekalipun. Jeane mengajak kita untuk melihat realitas keluarga masa kini yang dihantam beragam problem sosial. Meski begitu, ia optimis.
pungkasnya.
Pada akhirnya, Kemenag berharap perayaan Natal tahun ini bisa jadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai luhur. Kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan terutama bagi mereka yang tengah berjuang menghadapi masa-masa sulit menjadi inti harapan yang ingin disebarkan.
Artikel Terkait
FIFA Perketat Aturan Penguluran Waktu Jelang Piala Dunia 2026
Pakar Ingatkan Pola Makan Pasca-Lebaran, Data BPJS Tunjukkan Lonjakan Biaya Layanan Ginjal
Lima Pejabat Aceh Barat Dituntut Total 14,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pajak Rp3,58 Miliar
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Danantara dengan Investor AS Ray Dalio