imbuhnya.
Pendapat senada datang dari Jeane Marie Tulung, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag. Ia menjelaskan bahwa tema ini berangkat dari pemahaman sederhana: keluarga adalah komunitas terkecil yang tak pernah luput dari masalah.
katanya.
Memang, persoalan dalam rumah tangga itu banyak ragamnya. Tapi, kehadiran Tuhan diyakini tetap menyertai, bahkan dalam keluarga yang paling sederhana sekalipun. Jeane mengajak kita untuk melihat realitas keluarga masa kini yang dihantam beragam problem sosial. Meski begitu, ia optimis.
pungkasnya.
Pada akhirnya, Kemenag berharap perayaan Natal tahun ini bisa jadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai luhur. Kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan terutama bagi mereka yang tengah berjuang menghadapi masa-masa sulit menjadi inti harapan yang ingin disebarkan.
Artikel Terkait
Trump Kritik Respons NATO dalam Konflik dengan Iran di Selat Hormuz
Prabowo Sambut Anwar Ibrahim di Istana, Bahas Geopolitik dalam Silaturahmi Lebaran
PM Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta, Bahas Dampak Konflik Asia Barat dengan Prabowo
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series 2026