tegasnya tanpa basa-basi.
Di sisi lain, forum ini juga menghasilkan momen rekonsiliasi yang penting. Rais Aam dan Wakil Rais Aam menunjukkan kebesaran jiwa dengan memaafkan permohonan maaf Ketua Umum PBNU. Permohonan maaf itu terkait undangan yang dinilai kurang cermat kepada Peter Berkowitz dalam kegiatan AKN NU. Bagi Nuh, sikap seperti inilah yang membedakan NU; mengedepankan akhlak, tabayyun, dan penyelesaian masalah secara arif, bukan dengan emosi.
“Semangat yang dibangun adalah kebersamaan dan menjaga keutuhan organisasi,”
pungkasnya.
Kini, harapannya tinggal satu. PBNU berharap seluruh warga Nahdliyin, dari tingkat pusat hingga ranting, bisa menjaga suasana kondusif. Percayakan saja proses ini pada mekanisme yang sudah disepakati bersama. Maju terus, untuk keutuhan jam’iyah.
Artikel Terkait
Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Dua Remaja di Iran, Dampak Merambah ke Abu Dhabi
Pelatih Saint Kitts dan Nevis Anggap Peringkat FIFA Hanya Angka Jelang Hadapi Indonesia
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi Mulai April 2026 Imbas Perang Iran
Arus Balik Lebaran Tembus 106 Ribu Kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama