Untuk arus masuk lewat tol, totalnya 43.765 kendaraan. Gerbang Cikupa jadi yang terpadat untuk arah masuk dengan 16.566 kendaraan. Sementara untuk arus keluar, GT Cikampek Utama memimpin dengan 28.968 kendaraan yang meluncur keluar ibukota.
Yang menarik, fenomena ini bukan cuma terjadi hari ini. Sejak 18 Desember kemarin, gelombang kendaraan yang keluar Jakarta via tol sudah terpantau tinggi. Akumulasinya mencapai 1,1 juta kendaraan lebih.
"Volume lalu lintas di jalan tol, total 4 gerbang utama: Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Masuk Jakarta 1.071.314 kendaraan, keluar Jakarta 1.194.663 kendaraan," katanya.
Tak cuma jalanan, stasiun kereta api juga ramai. Dalam kurun 18 hingga 24 Desember, tercatat lebih dari 210 ribu penumpang berangkat dari Jakarta menggunakan kereta jarak jauh. Angka kedatangan sedikit lebih rendah, sekitar 180 ribu penumpang.
Secara persentase, jumlah penumpang yang tiba naik 1,30%, sementara yang berangkat turun tipis 0,87%. Jika dibandingkan tahun lalu, total pergerakan penumpang naik sekitar 0,12% perubahan yang tidak terlalu signifikan, tapi cukup menggambarkan tren.
Jadi begitulah. Data-data itu sekilas memberi gambaran tentang geliat kota Jakarta di penghujung tahun, di mana perpindahan manusia dan kendaraan seperti punya ritmenya sendiri.
Artikel Terkait
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara
Korlantas Siapkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Transjakarta SH2 Catat 19.000 Penumpang Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
John Herdman Awali Era Baru Timnas Indonesia dengan Target Jangka Panjang Piala Dunia 2030