Di tengah persiapan pengamanan Natal, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyempatkan diri menyampaikan pesan khusus. Ia mengajak semua pihak untuk mengingat mereka yang sedang berduka. Khususnya warga di Sumatera yang baru saja dilanda bencana. Harapannya, di momen penuh doa ini, mereka bisa segera bangkit dan pulih.
“Kita titip doa untuk saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah,” ujar Sigit, Rabu (24/12/2025), usai meninjau sebuah gereja di Jakarta.
“Mari kita berdoa bersama, khususnya untuk mereka di Sumatera dan seluruh negeri, agar semua terlindung dari situasi yang mengkhawatirkan akibat ramalan-ramalan bencana yang beredar.”
Namun begitu, fokus utama aparat tetap pada pengamanan. Sigit menegaskan kesiapan penuh Polri untuk melayani dan mengamankan perayaan Natal dan tahun baru. Ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden Prabowo Subianto.
“Arahan Presiden jelas, kita diminta memberikan pelayanan terbaik selama operasi Nataru,” jelasnya.
“Cakupannya luas. Mulai dari pengamanan arus mudik, tempat-tempat ibadah Natal, hingga lokasi perayaan pergantian tahun. Semua harus berjalan lancar dan aman.”
Yang menarik, pengamanan kali ini melibatkan kekuatan dari luar institusi Polri. Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) turut diajak berkolaborasi. Menurut Kapolri, ini adalah perwujudan nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Kami turunkan sekitar 147 ribu personel gabungan. Kemarin juga sudah ada apel bersama dengan rekan-rekan seperti Banser dan Kokam,” kata Sigit, merinci kesiapan tersebut.
“Mereka akan membantu khususnya di gereja-gereja yang mengadakan misa Natal. Inilah wujudnya. Seluruh elemen bangsa bersatu, tanpa memandang perbedaan, untuk satu tujuan: memberikan rasa aman.”
Di sisi lain, Kapolri tak lupa menyampaikan apresiasi. Rasa terima kasihnya ditujukan kepada semua pihak yang telah bekerja sama.
“Terima kasih kepada TNI, stakeholder terkait, serta kawan-kawan dari ormas seperti Banser dan Kokam. Partisipasi mereka menunjukkan karakter bangsa kita yang besar, yang selalu menjaga persatuan dalam setiap keadaan,” pungkasnya.
Kerja sama yang terlihat solid ini, setidaknya, memberikan sinyal positif. Bahwa di luar segala perbedaan, keamanan dan ketenteraman bersama tetap menjadi prioritas utama.
Artikel Terkait
Patroli Gabungan Amankan Empat Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Pulogadung
Mendagri Laporkan Pemulihan Pascabencana Sumatera Berjalan Positif
Polisi Tangani Penganiayaan Ojol di Kembangan, Terduga Pelaku Oknum TNI
Presiden Prabowo Beri Arahan Awal Tahun kepada Pimpinan TNI-Polri