Yang menarik, pengamanan kali ini melibatkan kekuatan dari luar institusi Polri. Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) turut diajak berkolaborasi. Menurut Kapolri, ini adalah perwujudan nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Kami turunkan sekitar 147 ribu personel gabungan. Kemarin juga sudah ada apel bersama dengan rekan-rekan seperti Banser dan Kokam,” kata Sigit, merinci kesiapan tersebut.
“Mereka akan membantu khususnya di gereja-gereja yang mengadakan misa Natal. Inilah wujudnya. Seluruh elemen bangsa bersatu, tanpa memandang perbedaan, untuk satu tujuan: memberikan rasa aman.”
Di sisi lain, Kapolri tak lupa menyampaikan apresiasi. Rasa terima kasihnya ditujukan kepada semua pihak yang telah bekerja sama.
“Terima kasih kepada TNI, stakeholder terkait, serta kawan-kawan dari ormas seperti Banser dan Kokam. Partisipasi mereka menunjukkan karakter bangsa kita yang besar, yang selalu menjaga persatuan dalam setiap keadaan,” pungkasnya.
Kerja sama yang terlihat solid ini, setidaknya, memberikan sinyal positif. Bahwa di luar segala perbedaan, keamanan dan ketenteraman bersama tetap menjadi prioritas utama.
Artikel Terkait
Tuchel Kecewa atas Cemoohan Penonton Wembley untuk Debut Kembali Ben White
Wirtz Bawa Jerman Menang Tipis Atas Swiss Meski Kebobolan Tiga Gol
KPK Tegaskan Perubahan Status Tahanan Gus Yaqut Sesuai Prosedur dan Sampaikan Maaf
Legislator Gerindra Kunjungi Koperasi Prioritas Prabowo di Sidoarjo, Dorong Optimalisasi