Penggeledahan di kantor Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Senin lalu, menghasilkan temuan yang menarik perhatian. Tim penyidik KPK menyita sejumlah barang bukti elektronik. Yang mencolok, beberapa handphone yang diamankan ternyata milik sejumlah kepala dinas di kabupaten tersebut. Dan isinya? Ada percakapan yang sengaja dihapus.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi hal ini di Jakarta, Selasa (23/12/2025).
"Di antaranya adalah dalam bentuk handphone yang diduga milik pihak-pihak dinas atau yang merupakan kepala dinas," ujarnya.
Dari lima barang bukti yang disita, penyelidik sudah membuka dan memeriksa sebagian. Hasilnya, mereka mendapati komunikasi-komunikasi yang diduga telah dimusnahkan. Siapa yang memerintahkan penghapusan chat itu? Pertanyaan itu masih menggantung. Penelusuran masih berlangsung dan akan jadi bahan pemeriksaan mendatang.
"Tentunya nanti dari BBE tersebut akan diekstrak jejak-jejak digitalnya," tambah Budi. "Termasuk juga penyidik akan mencari, menelusuri apakah ada dan siapakah."
Motif dan pelakunya masih jadi misteri. Semua itu, kata Budi, akan didalami penyidik secara bertahap dalam proses pemeriksaan nanti.
Artikel Terkait
Gangguan Ginjal Kronis Kini Serang Kaum Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Polres Tapin Panen Perdana Jagung dari Lahan Tidur Milik Polri
LCP 2026 Split 2 Dimulai 4 April, Dua Tiket ke MSI Diperebutkan