"Oh nggak. Saya nggak bicara itu," ungkapnya. Menurutnya, wewenang untuk urusan semacam itu berada di tangan Danantara, bukan Kementerian yang dipimpinnya.
Lalu apa yang dibahas? Fokusnya lebih pada penyiapan layanan untuk jemaah. Gus Irfan mengungkapkan, timnya sudah mulai bernegosiasi dengan berbagai pihak di Arab Saudi.
"Ya mungkin masih seperti yang kemarin kita, hari ini tim kita sedang berbicara dengan pihak hotel dan katering di Saudia, untuk mendapatkan kepastian pelayanan," jelasnya.
Prosesnya sudah masuk tahap yang cukup serius. "Sekarang udah masuk bidding," sambungnya, merujuk pada proses tawar-menawar untuk mendapatkan layanan terbaik. Semuanya demi kelancaran ibadah jemaah nanti.
Artikel Terkait
Gempa M 5,2 Guncang Konawe Kepulauan Sulteng
Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Satu Hari untuk Hemat BBM
Bentrokan Dua Kampung Warna-i Festival Kuluwung di Jonggol
Australia Larang Sementara Kedatangan Warga Iran Terkait Konflik Timur Tengah