"Ini penangkapan oleh polisi, sepertinya pribadi sama teman-teman terdekat. Jadi bereksperimen dia," jelas Rinaldy lagi.
Nah, soal jenis zat apa persisnya yang dipakai, itu masih jadi tanda tanya. Pihak Kejari masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikannya. Kronologi lengkapnya pun masih ditangani oleh Bidang Pidana Umum.
Di sisi lain, pemusnahan pun dilakukan. Tak cuma keripik 'spesial' itu, ada total barang bukti dari 100 perkara yang ikut dimusnahkan hari itu. Caranya? Dibakar. Begitulah akhir dari keripik pisang yang malang itu, lenyap menjadi abu bersama puluhan barang bukti kejahatan lainnya.
Kasus ini jadi pengingat lagi. Modus penyebaran narkoba kini makin kreatif dan sulit ditebak. Siapa sangka, di balik kemasan keripik pisang yang tampak lugu, bisa tersimpan bahaya yang mengintai.
Artikel Terkait
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Warung di Bogor, Pemilik Luka Bakar
Persib Andalkan Pengalaman Juara di Sembilan Laga Pamungkas BRI Liga 1
Kapolri Resmikan Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Nasional untuk Arus Balik Lebaran
Polisi Siagakan Rekayasa Lalu Lintas di Puncak Antisipasi Gelombang Wisatawan Akhir Pekan