Dini hari yang sunyi di Pringsewu, Lampung, berubah menjadi mencekam. Legiman, seorang buruh tani berusia 39 tahun, ditemukan tak bernyawa. Tubuhnya bersimbah darah di halaman sebuah lapo tuak.
Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra, mengonfirmasi kabar duka ini. Insidennya terjadi pada Sabtu malam menjelang Minggu, tepatnya sekitar pukul setengah satu dini hari.
"Benar, peristiwa itu terjadi dini hari tadi," ujar Yunnus.
"Korban ditemukan tergeletak di halaman lapo tuak dengan kondisi perut terluka."
Luka di perut Legiman diduga kuat berasal dari senjata tajam. Meski begitu, polisi masih meneliti lebih jauh soal jenis senjata yang dipakai. "Dugaannya senjata tajam, namun jenisnya apa belum kami ketahui," tambahnya.
Korban sempat mendapat pertolongan. Dia dilarikan ke rumah sakit, sayangnya upaya itu sia-sia. Kondisinya sudah terlalu parah.
Menurut sejumlah saksi, Legiman sebelumnya sedang minum tuak di lapo tersebut. Tak lama setelah itu, tragedi pun terjadi. Di sisi lain, kabar baiknya, pelaku sudah berhasil diidentifikasi. Polisi masih memburunya hingga berita ini diturunkan.
Suasana di lokasi kejadian pagi tadi masih tampak mencekam. Sisa-sisa aktivitas malam seolah terhenti oleh tragedi mengenaskan ini.
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji Cadangan Pangan Siap Santap untuk Tanggap Darurat Bencana
Jokowi dan Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama di Istana Merdeka
Menteri Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Papers 2026, Soroti Sejarah dan Potensi Seni Kertas
KPK Tetapkan 6 Tersangka Suap Impor Bea Cukai, Sita Barang Bukti Rp40,5 Miliar