Setelah pesawatnya mendarat di Bandara Minangkabau, Andre Rosiade tak langsung beristirahat. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu justru mengarahkan langkahnya ke permukiman warga di Parak Jambu, Koto Tangah, Padang. Kawasan itu baru saja dilanda banjir yang merendam puluhan rumah. Bersama timnya, ia menyalurkan ratusan paket sembako langsung ke tangan warga yang terdampak.
Kehadiran Andre ternyata cukup mengejutkan. Vike, salah seorang warga, mengaku tak menyangka akan kedatangan sang politikus. "Alhamdulillah, terima kasih Pak Andre Rosiade," ujarnya.
"Langsung datang ke lokasi rumah kami untuk membagikan sembako. Bahkan juga memberikan Rp5 juta untuk modal usaha kami yang banyak berjualan di pasar harian. Semoga berkah dan sukses selalu."
Keterangan itu disampaikannya Jumat lalu, menceritakan betapa warga akhirnya bisa menyampaikan langsung keluh kesah mereka. Banjir yang datang beberapa hari lalu memang meninggalkan nestapa.
Andre sendiri datang didampingi Sekjen Ikatan Keluarga Minang, Braditi Moulevey. Di lokasi, ia tak bisa menyembunyikan keprihatinannya. Cuaca di Sumatera Barat belakangan ini memang tak menentu, hujan terus mengguyur. Ia berharap tidak ada bencana susulan yang menerjang. Sejak akhir November lalu, Andre memang memusatkan kegiatannya di Sumbar, memantau langsung penanganan bencana di lapangan.
"Saat mendarat kami cek stok sembako di tim, langsung bawa ke rumah-rumah warga," kata Andre.
"Semoga bisa membantu dalam kondisi sekarang. Insya Allah, kami kader Gerindra akan terus membantu masyarakat. Karena itu adalah amanah dari Ketum Gerindra yang juga Presiden RI Prabowo Subianto."
Namun begitu, bagi Andre, bantuan sembako bukanlah satu-satunya agenda. Kunjungannya kali ini juga dalam rangka mendampingi Menteri PUPR, Dody Hanggodo, untuk meninjau kerusakan infrastruktur pascabanjir. Fokusnya jelas: mempercepat perbaikan.
Jalan dan jembatan yang rusak jadi prioritas, termasuk jalur vital Lembah Anai yang menjadi penghubung utama antara Padang, Padang Panjang, dan Bukittinggi. Kerusakan di titik itu bisa melumpuhkan mobilitas warga dan perekonomian.
"Insya Allah kita akan fokus menuntaskan percepatan pembangunan kembali jalan dan jembatan yang rusak pasca bencana banjir bandang," tegas Andre.
"Pak Menteri menyebut, sesuai arahan Pak Prabowo, pengerjaan rehab pasca banjir akan dipercepat."
Niatnya jelas: memastikan pemulihan berjalan lebih cepat, agar kehidupan warga yang sempat terendam banjir bisa kembali normal.
Artikel Terkait
Tabrakan Beruntun di Bekasi: KA Argo Bromo Hantam KRL, 15 Tewas Dipicu Taksi Terperosok di Perlintasan
Mensos Gus Ipul Dorong Perluasan Penerima Bansos demi Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Estonia Tawarkan Kerja Sama Teknologi Pelabuhan Cerdas dan Pelayaran Hijau ke Indonesia
Prabowo Targetkan Banyumas dan Jateng Bebas Sampah pada 2028 Usai Tinjau TPST Sederhana yang Efektif