BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta Sepekan ke Depan, Puncaknya Desember

- Kamis, 04 Desember 2025 | 05:45 WIB
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta Sepekan ke Depan, Puncaknya Desember

Jakarta bakal diguyur hujan selama sepekan ke depan. Begitu prediksi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Intensitasnya diperkirakan ringan sampai sedang, tapi tetap perlu diwaspadai.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Metro Publik BMKG, Andri Ramdhani, Kamis lalu.

"Dalam sepekan ke depan, wilayah Jakarta berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," ujar Andri.

Namun begitu, situasinya mungkin bakal berubah. Menjelang akhir tahun, potensi hujan di Ibu Kota diprediksi akan meningkat. BMKG sendiri mengaku akan terus memantau perkembangan cuaca, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem. Informasi terkini akan selalu disampaikan kepada publik sebagai bentuk peringatan dini.

Di sisi lain, Andri juga menyoroti upaya lain yang sedang dilakukan pihaknya. Saat ini, BMKG bersama BNPB tengah fokus pada modifikasi cuaca di tiga provinsi di Sumatera tepatnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tujuannya jelas: mengurangi curah hujan di daerah yang baru saja dilanda banjir dan longsor, agar proses evakuasi dan pemulihan bisa berjalan lebih lancar.

Kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem ini rupanya juga sudah disikapi oleh Pemprov DKI Jakarta. Sehari sebelum pernyataan BMKG, Gubernur Pramono Anung sudah menggelar rapat dengan para kepala dinas, camat, dan lurah.

Pertemuan di Balai Kota itu membahas kesiapan menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi antara minggu kedua Desember hingga awal Januari.

"Cuaca ekstrem ini akan terjadi diprediksi minggu kedua sampai awal Januari. Bahkan ada hari yang kemudian curah hujannya hampir mendekati 300. Padahal curah hujan 200 saja, Jakarta itu pasti sudah banjir," kata Pramono dengan nada serius.

Dia pun memberi instruksi langsung. Kepala Dinas Sumber Daya Air, Ika, diminta memastikan semua pompa air siap beroperasi. Kerja sama dengan BPBD dan wali kota juga dipertegas.

"Maka, Bu Ika, tolong pompa semuanya dipersiapkan. Bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk hal itu. Termasuk tentunya dengan para wali kota yang terkait. Karena juga diperkirakan pada bulan Desember ini kemungkinan air robnya naik," tuturnya.

Jadi, intinya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Dari BMKG hingga Pemprov DKI, semua sudah mulai bersiap. Tinggal kita yang harus mengikuti perkembangan informasi dan mengambil langkah antisipasi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar