Udara malam di Gaza kembali pecah oleh deru pesawat dan dentuman ledakan. Israel melancarkan serangkaian serangan udara pada Sabtu (22/11/2025) waktu setempat, mengobarkan kembali ketegangan yang sebenarnya sudah mereda.
Laporan dari Badan Pertahanan Sipil Gaza menyebutkan korban jiwa berjatuhan. Setidaknya 21 orang dinyatakan tewas, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Mahmud Bassal, juru bicara badan pertahanan sipil yang beroperasi di bawah otoritas Hamas, memberikan rincian yang suram kepada AFP.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar 21 Situs Judol, Sita Dana Fantastis Rp 97 Miliar
Trump Kembali Panaskan Greenland, Opsi Militer Dikaji Serius
KPAI Soroti 70 Anak Korban Paparan Ideologi Kekerasan di Komunitas True Crime
Ayah Kandung di Kubu Raya Diringkus Warga Usai Perkosa Anak 11 Tahun Berulang Kali