Klarifikasi Cucun Soal Kontroversi Ahli Gizi: Usulan Hapus Emb

- Selasa, 18 November 2025 | 08:06 WIB
Klarifikasi Cucun Soal Kontroversi Ahli Gizi: Usulan Hapus Emb

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menjadi sorotan publik setelah pernyataannya dalam forum konsolidasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Cucun kemudian memberikan klarifikasi resmi mengenai kontroversi tersebut.

Menurut penjelasannya di Kompleks Parlemen Senayan, usulan perubahan istilah dalam program gizi nasional justru berasal dari para ahli gizi sendiri. Namun Cucun menegaskan bahwa perubahan terminologi tidak mungkin dilakukan karena sudah tercantum dalam Peraturan Presiden.

"Forum berkembang dengan usulan dari ahli gizi yang ingin menghilangkan embel-embel tertentu. Namun hal tersebut tidak feasible mengingat ketentuan dalam perpres sudah tetap," ujar Cucun pada Senin (17/11/2025).

Latar Belakang Kontroversi Program MBG

Diskusi tersebut berlangsung dalam forum bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Cucun menyatakan bahwa usulan perubahan muncul setelah Rapat Dengar Pendapat antara Komisi IX DPR dan Badan Gizi Nasional yang membahas solusi mengatasi kelangkaan tenaga ahli gizi.

"Awalnya kami melakukan RDP untuk mencari solusi terkait keterbatasan tenaga ahli gizi dan akuntan dalam program MBG," jelas Cucun.

Politisi tersebut mengaku merespons usulan 'penghapusan embel-embel ahli gizi' dengan menyatakan bahwa perubahan tersebut berpotensi menggantikan peran profesional gizi dengan tenaga lain.

Reaksi Keras dari Komunitas Profesional Gizi

Pernyataan Cucun memicu reaksi tegas dari para profesional kesehatan, khususnya ahli gizi yang menilai pernyataan tersebut merendahkan kompetensi dan peran strategis tenaga kesehatan gizi.

Dr. Tan Shot Yen, salah satu ahli gizi terkemuka, menyatakan bahwa pernyataan tersebut menunjukkan ketidaktahuan mendasar tentang profesi gizi dan struktur tenaga kesehatan.

"Secara substansi sudah keliru, menunjukkan ketidakpahaman terhadap profesi ahli gizi," tegas dr. Tan.


Halaman:

Komentar