Prostitusi Sesama Jenis di Taman Daan Mogot: Fakta & Temuan Satpol PP

- Senin, 17 November 2025 | 06:35 WIB
Prostitusi Sesama Jenis di Taman Daan Mogot: Fakta & Temuan Satpol PP
Patroli Satpol PP Ungkap Aktivitas Prostitusi di Taman Daan Mogot Jakarta Barat

Patroli Satpol PP Ungkap Aktivitas Prostitusi di Taman Daan Mogot Jakarta Barat

Taman Daan Mogot di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi sorotan setelah diduga kuat menjadi lokasi praktek prostitusi sesama jenis. Menanggapi hal ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta telah melakukan patroli intensif di sekitar taman untuk mengamati dan mengumpulkan fakta.

Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengonfirmasi bahwa patroli telah dilaksanakan mulai Kamis malam. Timnya beroperasi dari pukul 20.00 WIB hingga dini hari pukul 02.00 WIB. Dari hasil pemantauan, kondisi lokasi dinilai sangat mendukung untuk aktivitas terselubung karena pencahayaan yang minim.

"Kondisi taman sangat gelap, luas, dan rimbun. Suasana ini membuat lokasi tersebut nyaman untuk dijadikan tempat tongkrongan dan aktivitas lain yang tidak sesuai," ujar Satriadi pada Senin.

Berdasarkan pengamatan tim, para pelaku biasanya mulai berdatangan sekitar pukul 20.30 WIB dan bertahan hingga pukul 01.30 WIB. Mereka umumnya tiba menggunakan sepeda motor, lalu masuk ke dalam area taman dan menghabiskan waktu di pinggir kali.

Keterangan dari pedagang sekitar juga mendukung temuan Satpol PP. Para pedagang mengaku sering melihat pria-pria dengan penampilan feminin memasuki area dalam taman pada waktu-waktu menjelang tengah malam.

Satriadi menegaskan bahwa hasil patroli ini memperkuat dugaan adanya praktik asusila yang dilakukan oleh pasangan sesama jenis di Taman Daan Mogot, tepatnya di Jalan Daan Mogot Kilometer 11.

Laporan mengenai maraknya prostitusi pria sesama jenis di taman ini sebelumnya telah membuat resah warga setempat. Seorang pedagang kaki lima yang bernama Acong menyebutkan bahwa aktivitas tersebut rutin terjadi setiap malam, dimulai sekitar pukul 22.00 WIB.

"Ya, benar ada prostitusi sesama jenis pria di sini. Mereka biasanya berhenti dan parkir motornya, lalu melakukan aktivitas di spot-spot yang gelap. Silakan datang dan lihat sendiri nanti malam untuk memastikannya," kata Acong.

Menurut keterangan pedagang tersebut, praktik prostitusi di ruang publik ini telah berlangsung cukup lama. Namun, hingga saat laporan ini dibuat, belum ada langkah penertiban lebih lanjut dari pihak berwajib terhadap aktivitas tersebut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar