Kepercayaan Publik terhadap Polri dan Tingkat Rasa Aman Indonesia Meningkat Signifikan
Hasil dua survei terkini mengonfirmasi peningkatan situasi keamanan di Indonesia. Litbang Kompas melaporkan kenaikan kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri), sementara Gallup Global Law and Order Report menempatkan Indonesia di peringkat teratas untuk rasa aman penduduknya.
Kinerja Polri Diakui Publik
Survei Litbang Kompas yang digelar pada Oktober 2025 mencatat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 76,2%. Masyarakat memberikan penilaian positif terhadap peningkatan kualitas layanan, respons yang cepat, dan efektivitas perlindungan yang diberikan. Aspek netralitas Polri, seperti tidak membeda-bedakan warga berdasarkan latar belakang agama, serta kemampuan institusi ini dalam menjaga kerahasiaan data pribadi warga, turut mendapat apresiasi tinggi.
Indonesia Bersaing dengan Negara Maju dalam Hal Keamanan
Temuan Kompas ini sejalan dengan laporan Gallup Global Safety Report. Lembaga riset global tersebut mencatat bahwa 83% warga Indonesia merasa aman ketika berjalan sendirian di malam hari di sekitar tempat tinggal mereka. Angka ini jauh melampaui rata-rata global yang hanya 73%.
Pencapaian Indonesia bahkan lebih tinggi dibandingkan beberapa negara maju. Sebagai perbandingan, tingkat rasa aman di Jepang tercatat 78%, Korea Selatan 80%, Kanada 75%, Australia 66%, Amerika Serikat 71%, dan Inggris 76%.
Indeks Hukum dan Ketertiban Indonesia Capai 89
Gallup juga merilis Law and Order Index, di mana Indonesia meraih skor tinggi, yaitu 89 dari 100. Indeks komposit ini dibentuk dari empat indikator kunci: kepercayaan terhadap kepolisian, rasa aman berjalan sendirian di malam hari, serta pengalaman pribadi sebagai korban pencurian atau penyerangan fisik.
Survei Gallup dilakukan sepanjang tahun 2024 di 144 negara dengan melibatkan lebih dari 145.000 responden. Metodologi yang digunakan mencakup wawancara tatap muka dan telepon, dengan margin of error antara 3,3% hingga 5,4%.
Sementara itu, survei Litbang Kompas memiliki margin of error sekitar ±2,8% dan dilakukan dengan metode multistage random sampling di seluruh provinsi di Indonesia.
Kombinasi hasil dari kedua survei terpercaya ini menggambarkan sebuah konsolidasi positif persepsi keamanan di Indonesia. Peningkatan kepercayaan pada institusi penegak hukum berjalan beriringan dengan menguatnya rasa aman dasar yang dirasakan oleh warga negara dalam keseharian mereka.
Artikel Terkait
Banjir Tembalang Semarang Rendam Ratusan KK, Drainase Dinyatakan Kewalahan
Wamen HAM Serahkan Bantuan Sembako dan Tegaskan Komitmen Penyelesaian Kasus Mei 1998 di Klender
Kumpulan Ucapan Imlek 2026 untuk Disampaikan kepada Atasan
Kumpulan Ucapan Imlek 2026 untuk Atasan, Cerminkan Rasa Hormat dan Harapan Baik