Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Puji Kemajuan Kereta Api Indonesia
Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Stasiun Tanah Abang Baru pada Selasa (4/11). Dalam peresmian tersebut, Presiden menyampaikan kebanggaannya yang mendalam terhadap perkembangan transportasi kereta api di Indonesia yang dinilai semakin maju.
Dukungan Penuh Para Menteri dalam Pembangunan Infrastruktur
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Dirut PT KAI Bobby Rasyid.
Presiden Prabowo secara khusus memberikan apresiasi terhadap kinerja para menteri yang dinilainya sangat luar biasa. Menurutnya, capaian pembangunan infrastruktur kereta api, termasuk penambahan gerbong dan revitalisasi stasiun, menunjukkan komitmen dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah.
Komentar Santai Prabowo kepada Para Menteri
Dalam suasana yang cair, Presiden Prabowo menyampaikan kekagumannya dengan menyebut para menteri bekerja tanpa mengenal hari libur. "Mereka dalam satu tahun bekerja, hasilnya setara dengan tiga tahun. Tidak ada Sabtu-Minggu, kan?" ujarnya disambut tawa.
Momen hangat terjadi ketika Presiden secara spontan membuka topi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, memperlihatkan rambutnya yang telah memutih. Tidak berhenti di situ, Prabowo juga berkelakar dengan menunjuk kepala Mensesneg Prasetyo Hadi yang mulai botak, sambil berkata, "Ini mulai botak juga ini."
Uji Coba Langsung Naik KRL oleh Presiden
Sebelum meresmikan stasiun baru, Presiden Prabowo terlebih dahulu merasakan pengalaman langsung menggunakan KRL dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Tanah Abang. Selama perjalanan, Presiden juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dan berbincang dengan para penumpang yang sedang menggunakan layanan kereta listrik tersebut.
Peresmian Stasiun Tanah Abang Baru ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi massal di Indonesia, khususnya di sektor perkeretaapian.
Artikel Terkait
MK Gelar Sidang Uji Materi Pasal KUHP Baru yang Dikhawatirkan Kriminalisasi Kritik
Anggota DPR Kritik Target Konsumsi Susu Anak, Sebut Statistik Bohong
FIFA Jatuhkan Sanksi 20 Laga dan Denda Rp324 Juta untuk Mantan Manajer Timnas Sumardji
Benzema Cetak Hattrick di Debut, Al Hilal Hancurkan Al Okhdood 6-0