Pengacara WA Dikeroyok dan Ditembak di Tanah Abang, Motifnya Masih Jadi Misteri!

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:36 WIB
Pengacara WA Dikeroyok dan Ditembak di Tanah Abang, Motifnya Masih Jadi Misteri!

Pengacara WA Dikeroyok dan Ditembak di Tanah Abang, Polisi Selidiki Motif

Jakarta Pusat - Seorang pengacara berinisial WA (34) menjadi korban pengeroyokan dan penembakan di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/10) pagi sekitar pukul 07.28 WIB. Kejadian ini menimbulkan keresahan di kawasan Tanah Abang.

Kondisi Korban dan Lokasi Perawatan

Korban WA mengalami luka tembak di bagian punggung kanan atas. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan medis di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dan dilaporkan kondisinya sudah stabil.

Pernyataan Kapolres Metro Jakarta Pusat

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi kejadian tersebut. "Korban mengalami luka tembak di bagian punggung sebelah kanan atas. Namun, pemeriksaan awal belum menemukan saksi yang dapat memberikan keterangan jelas mengenai kronologi dan identitas pelaku," ujar Susatyo.

Proses Penyidikan Polisi

Penyidik masih melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan pendalaman. Beberapa langkah yang sedang dilakukan polisi meliputi:

  • Penelusuran barang bukti di lokasi kejadian
  • Pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar Tanah Abang
  • Identifikasi pelaku dan motif penembakan
  • Penyelidikan apakah kasus ini terkait konflik pribadi atau motif lainnya

Imbauan Kapolres kepada Masyarakat

Susatyo menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kekerasan dan menjaga keamanan di Jakarta Pusat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan proses penyelidikan sepenuhnya kepada kepolisian. "Setiap perkembangan kasus ini akan kami sampaikan secara terbuka," tegasnya.

Kasus pengeroyokan dan penembakan terhadap pengacara di Tanah Abang ini masih dalam penyelidikan intensif oleh Polres Metro Jakarta Pusat.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.