"Ini adalah batu dengan ukuran lebih berat dan lebih besar dari penemuan batu giok sebelumnya di Nagan Raya yang mencapai 20 ribu ton," jelas Teuku Raja Keumangan.
Manfaat untuk Pembangunan Masjid Giok Aceh
Penemuan ini semakin memperkuat langkah Pemkab Nagan Raya dalam menyelesaikan pembangunan Masjid Giok Nagan Raya atau Masjid Agung Baitul ‘Ala. Masjid ini dirancang menggunakan batu giok asli sebagai bahan utama pada bagian eksterior dan interior bangunan.
Dengan ditemukannya cadangan giok baru ini, proses penyelesaian pembangunan masjid yang digadang-gadang akan menjadi ikon dunia itu diharapkan dapat segera terwujud. Kekayaan alam ini diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi masyarakat Aceh, tetapi juga bagi Indonesia bahkan dunia.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral