Instruksi Sheikh Hibatullah Akhun-dzadah untuk Penerapan Syariah dan Keadilan di Afghanistan
Emir Emirat Islam Afghanistan, Sheikh Hibatullah Akhun-dzadah Hafizhahullah, telah mengeluarkan panduan penting bagi para pejabat pemerintah Afghanistan. Berikut adalah 11 prinsip utama dalam kebijakan pemerintahan Taliban:
- Keamanan melalui Syariah - Keamanan sejati tidak dicapai melalui kekerasan tetapi melalui penerapan syariah Islam dan sistem keadilan yang komprehensif
- Pelayanan kepada Rakyat Afghanistan - Mengingat penderitaan panjang rakyat Afghanistan, setiap pejabat wajib menghargai, melayani, dan mendengarkan keluhan masyarakat
- Pencegahan Kekerasan dan Ketidakadilan - Penegakan hukum harus menghindari tuduhan palsu dan memastikan tidak ada hukuman berlebihan untuk pelanggaran kecil
- Sistem Meritokrasi Berbasis Takwa - Keistimewaan dan promosi jabatan harus berdasarkan tingkat ketakwaan, kompetensi, dan keimanan
- Bantuan Tanpa Diskriminasi - Memberikan bantuan kepada yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang atau asal usul
- Warisan untuk Generasi Mendatang - Membangun sistem pemerintahan yang kuat dan prinsip-prinsip kokoh untuk masa depan Afghanistan
- Pendekatan Persuasi dalam Dakwah - Mendorong masyarakat mengikuti aturan Islam melalui metode persuasif bukan pemaksaan
- Pelestarian Tradisi Keagamaan - Mempertahankan praktik keagamaan dan adat istiadat yang benar dari era jihad
- Hubungan dengan Al-Quran - Menjaga interaksi harian dengan kitab suci Al-Quran sebagai panduan hidup
- Netralitas Terhadap Jabatan - Tidak terlalu bergembira dengan promosi jabatan maupun bersedih saat dicopot dari posisi
- Belajar dari Sejarah - Mengambil pelajaran dari kesalahan pemimpin masa lalu dan meneladani karakter pendahulu yang saleh
Kebijakan Taliban ini menekankan penerapan syariah Islam dengan pendekatan yang lebih moderat dan berfokus pada keadilan sosial serta pelayanan publik yang inklusif bagi seluruh masyarakat Afghanistan.
Artikel Terkait
Duka dan Amarah di Boyolali: Bocah Tewas, Ibu Kritis dalam Perampokan Biadab
Tragedi Lula Lahfah: Tabung Pink dan Misteri Kematian yang Tak Terautopsi
Anggota DPRD Pelalawan Ditetapkan Tersangka, Ijazah SD-SMP Diduga Palsu
Gibran Lesehan di Ruang Kelas yang Porak-Poranda, Dengarkan Jeritan Guru dan Siswa Korban Banjir