Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, meluncurkan program ambisius bernama NYC Groceries: A Recipe for Affordability, berupa jaringan supermarket milik pemerintah kota yang tersebar di lima wilayah. Kebijakan ini bertujuan membantu warga menghadapi lonjakan biaya hidup, terutama harga pangan yang naik sekitar 30 persen sejak 2019.
"Di toko kelontong kota kami yang tersebar di lima wilayah, warga New York akan mendapatkan diskon 30% untuk telur, susu, ayam, hasil pertanian segar, dan kebutuhan sehari-hari lainnya," kata Mamdani saat peluncuran, Selasa (28/7/2026).
"Di kota terkaya di negara terkaya di dunia, seharusnya tidak ada yang perlu khawatir bagaimana mereka mampu membeli makanan yang mereka butuhkan untuk memberi makan diri mereka sendiri atau keluarga mereka," tandas wali kota Muslim pertama New York itu.
Skema Diskon dan Harga Terkunci
Program ini menjamin diskon tetap sebesar 30 persen lebih murah dibandingkan harga eceran pasar swasta. Harga bahan pokok akan dikunci dan diperbarui sebulan sekali untuk mencegah fluktuasi harga mingguan akibat inflasi. Diskon berlaku untuk seluruh warga New York tanpa memandang tingkat pendapatan.
Komoditas yang dijual meliputi buah-buahan, sayuran segar, semua jenis daging, makanan laut, susu, telur, keju, roti, hingga beras.
Lokasi dan Target Operasional
Pemerintah membangun total lima supermarket, masing-masing satu di setiap borough New York. Dua lokasi yang sudah diidentifikasi adalah Hunts Point di Bronx, kawasan dengan mayoritas rumah tangga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, dan La Marqueta di East Harlem, Manhattan.
Pendanaan dan Manajemen
Anggaran proyek mencapai 70 juta dolar AS atau sekitar Rp1,13 triliun. Toko-toko ini dibangun di atas aset milik kota, bebas biaya sewa dan pajak properti, serta mendapat subsidi operasional agar harga tetap rendah. Operasional harian akan dikelola oleh operator swasta berpengalaman melalui sistem tender, dengan jaminan upah layak dan tunjangan bagi pekerja.
Kritik dan Batasan Produk
Kebijakan ini menuai kritik dari pengawas anggaran dan pemilik toko kelontong independen atau bodegas yang khawatir bisnis kecil mereka gulung tikar karena kalah saing. Untuk meminimalkan dampak tersebut, supermarket milik kota dilarang menjual makanan siap saji, tiket lotre, alkohol, dan tembakau, sehingga tidak bersaing langsung dengan komoditas utama toko-toko kecil independen.
Artikel Terkait
New York City Luncurkan Toko Sembako Milik Pemerintah dengan Harga 30 Persen Lebih Murah
Survei: Wali Kota Muslim New City Lebih Disukai Warga Yahudi AS Dibanding Netanyahu
Wali Kota New York Tolak Kenaikan Gaji Meski Dewan Kota Setujui
Wali Kota New York Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Desak Penangkapan Jika Hadiri Sidang PBB