Wali Kota New York Zohran Mamdani secara terbuka menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai penjahat perang dan mendesak pemerintah federal AS untuk menangkapnya jika ia memasuki wilayah kota tersebut. Pernyataan itu disampaikan Mamdani melalui video yang diunggah di akun media sosialnya pada 22 Juli 2026, merujuk pada rencana Netanyahu menghadiri Sidang Umum PBB pada September mendatang.
Dalam pernyataannya, Mamdani menuduh Netanyahu sebagai arsitek genosida terhadap rakyat Palestina. Ia menyebut Netanyahu bertanggung jawab atas kematian lebih dari 73.000 orang, penganiayaan puluhan ribu anak, serta penargetan rumah sakit dan pusat perawatan ibu. Mamdani juga menyinggung pemblokiran bantuan makanan yang menyebabkan kelaparan, serta kematian ratusan pekerja bantuan dan jurnalis.
“Benjamin Netanyahu adalah penjahat perang, arsitek genosida mengerikan terhadap rakyat Palestina,” ujar Mamdani dalam video tersebut. Ia menambahkan bahwa baru bulan lalu PBB mengonfirmasi anak-anak Palestina terus menjadi sasaran dan dibunuh secara sengaja oleh angkatan bersenjata Israel, lebih dari delapan bulan setelah apa yang disebut gencatan senjata.
Mamdani juga menyoroti peran Amerika Serikat dalam konflik tersebut. “Semua itu terjadi sementara kita, sebagai warga Amerika, membayar bom yang melakukan pembunuhan tersebut,” katanya, merujuk pada bantuan militer AS untuk Israel.
Ia mengingatkan bahwa Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu. Meskipun Mamdani mengakui bahwa pemerintah kota New York tidak memiliki wewenang hukum independen untuk menegakkan surat perintah tersebut, ia menyerukan pemerintah federal untuk bergabung dengan ICC dan melaksanakannya.
“Saya ingin menegaskan dengan jelas, Benjamin Netanyahu tidak diterima di Kota New York, begitu pula penjahat perang lainnya yang masih bebas,” tegas Mamdani. Ia menutup pernyataannya dengan komitmen untuk menggunakan semua alat yang dimiliki kota demi membela kemanusiaan dan martabat semua orang.
Artikel Terkait
Wali Kota New York Tolak Kenaikan Gaji Meski Dewan Kota Setujui
Wali Kota New York Ancam Tangkap Netanyahu Jika Hadiri Sidang PBB
Trump Jamin Netanyahu Tak Akan Ditangkap di AS
Netanyahu Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Spanyol Jadi Idola Baru Pro-Palestina