Ribuan warga menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di kompleks makam suci Imam Reza, Mashhad, Kamis (9/7/2026). Jenazah Khamenei diarak menggunakan truk melewati jalan-jalan utama kota menuju kompleks makam, diiringi para ulama dan ribuan warga yang membawa bendera Iran, poster foto Khamenei, serta berbagai spanduk dan slogan. Prosesi ini menjadi puncak rangkaian penghormatan terakhir yang sebelumnya digelar di sejumlah kota di Iran dan Irak.
Di atas peti jenazah diletakkan sorban hitam, simbol dalam tradisi Syiah yang menandakan bahwa almarhum adalah seorang Sayyid, keturunan langsung Nabi Muhammad. Sementara itu, putra sekaligus penerus Khamenei, Mojtaba Khamenei, belum terlihat di hadapan publik sejak serangan yang menewaskan ayahnya. Menurut sejumlah laporan, ia masih menjalani pemulihan akibat luka yang dideritanya dalam serangan tersebut.
Prosesi pemakaman juga diwarnai seruan dan slogan dari sebagian massa yang menyuarakan dukungan kepada Iran serta kecaman terhadap Amerika Serikat. Upacara ini menjadi penutup masa berkabung nasional sekaligus menandai berakhirnya hampir empat dekade kepemimpinan Ali Khamenei di Iran.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS-Israel dengan Target Infrastruktur
Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Putra Penerus Tak Terlihat
Menlu Sugiono Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Delegasi NU dan Muhammadiyah Turut Serta
Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad di Tengah Serangan Balasan AS-Iran