Driver Ojol Tunarungu Tulang Punggung Keluarga, Motor Hilang Usai Kecelakaan

- Selasa, 07 Juli 2026 | 00:06 WIB
Driver Ojol Tunarungu Tulang Punggung Keluarga, Motor Hilang Usai Kecelakaan

Rosa (26), seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban kecelakaan dan kehilangan motornya di Jalan Jamin Ginting, Medan, ternyata merupakan tulang punggung keluarga. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara, dengan sang ayah yang sakit dan tak bisa lagi bekerja.

Dua kakak Rosa sudah menikah, sementara dua lainnya belum. Seorang kakak laki-laki yang belum menikah bekerja sebagai satpam dan jarang pulang karena shift malam. Sang ibu, Nurhayati (61), menceritakan betapa istimewanya Rosa baginya.

Menurut Nurhayati, Rosa adalah anak yang tangguh dalam mencari uang. Setiap pukul 06.00 WIB, ia semangat berangkat menarik ojek online. Padahal, Rosa menyandang tunarungu sejak lahir.

"Tuhan titipkan Rosa kepada saya anak yang istimewa. Ia bekerja keras dan tidak menyerah. Rosa selalu pergi setiap pagi berangkat narik ojek tanpa disuruh. Pokoknya dia mau ada penghasilan dia sendiri. Ibu bangga mempunyai anak seperti Rosa, anak surga ibu," kata Nurhayati saat ditemui di kediamannya, Senin (6/7).

Sebelum menjadi pengemudi ojek online, Rosa bekerja di minimarket selama satu tahun delapan bulan. Gajinya ia berikan kepada ibunya untuk membeli sepeda motor sebagai modal mencari nafkah sebagai ojek online. Selama tiga tahun ia menjalani profesi itu.

Nurhayati menuturkan, Rosa menyelesaikan pendidikan menengah pertama dan atas di Sekolah Pembina Karya Kota Medan, dan aktif dalam kegiatan pramuka. Suatu hari, Rosa membelikan rujak untuk ibunya. Meski dilarang, ia tetap membeli karena kasihan pada pedagangnya agar bisa pulang dengan dagangan habis.

"Beli dua bungkus Rp 20.000, untuk ibu sama tetangga. Kenapa dibeli? 'Enggak apa-apa Mak, kasian yang jualan' katanya. Kasian jualan, padahal dia pun dikasihani," ucap Nurhayati sambil menangis.

Rosa, kata Nurhayati, tak pernah melanggar lalu lintas dan selalu menunggu lampu merah. "Tata tertib di lampu merah itu luar biasa, dia enggak mau nyosor. Tunggu sampai lampu hijau baru jalan," ujarnya. Rosa juga membelikan handphone untuk ibunya dari hasil tabungannya sebagai ojek online setelah ponsel sang ibu rusak.

Nurhayati tak menyangka atas bantuan yang diterima Rosa dan keluarganya, termasuk seseorang yang memberikan sepeda motor baru setelah musibah yang dialami Rosa.

Kecelakaan dan Pencurian Motor

Rosa mengalami kecelakaan yang melibatkan sepeda motornya dengan mobil angkutan kota (angkot) di depan Salon Lia, Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, pada Minggu (5/7). Ia ditabrak angkot yang melaju kencang hingga terjatuh. Setelah itu, sepeda motor Honda Scoopy miliknya dicuri oleh orang yang berpura-pura menolongnya.

Keluarga dan pihak persatuan ojek online kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru.

Bantuan Motor Baru

Tim Gerindra Sumut memberikan bantuan sepeda motor Honda Scoopy kepada Rosa. "Memberikan nanti sebuah sepeda motor yang sama hilang. Hari ini kita bawa adik ini ke showroom untuk mengambil sepeda motor itu, atas arahan dari pimpinan dengan merek yang sama," kata Taufik, tim Gerindra Sumut di kediaman Rosa.

Sementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan masih melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku pencurian. "Kita sudah terima laporan. Kini masih penyelidikan dan sudah olah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Bambang saat dihubungi, Senin (6/7).

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags