Pakistan melancarkan serangan ke wilayah timur Afghanistan pada Senin (29/6) dengan target sejumlah kelompok milisi. Pemerintah Pakistan mengklaim operasi itu menewaskan 25 anggota milisi yang dianggap bertanggung jawab atas serangan di Karachi.
Menurut Kementerian Informasi Pakistan, serangan tidak hanya berupa serangan udara, tetapi juga melibatkan pengerahan pasukan darat di perbatasan. Target utama operasi adalah kelompok Jamaat-ul-Ahrar, yang merupakan pecahan dari Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP).
Menteri Informasi Attaullah Tarar menyatakan, "Tiga target di Paktia, Paktika, dan Kunar telah dihancurkan dalam serangan presisi."
Namun, Afghanistan membantah tuduhan Pakistan bahwa wilayahnya menjadi tempat perlindungan bagi milisi ekstrem. Kelompok Taliban yang menguasai Afghanistan menyebut serangan itu menyasar tiga provinsi di timur dan menewaskan sejumlah warga sipil, serta melukai puluhan lainnya.
Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengutuk keras serangan tersebut. "Ini adalah tindakan agresi yang pengecut," ujarnya.
Artikel Terkait
Taliban Peringati Lima Tahun Kekuasaan, Sebut Kemenangan Belum Sempurna Tanpa Palestina
AS dan Iran Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari
Pakistan Kecam Serangan Houthi yang Tewaskan Tiga Warga Negaranya di Laut Merah
PBB: 2,4 Juta Anak Perempuan Afghanistan Kehilangan Akses Pendidikan Menengah