Harga Emas Perhiasan Stabil di Tengah Gejolak Pasar Global

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:00 WIB
Harga Emas Perhiasan Stabil di Tengah Gejolak Pasar Global

Sabtu kemarin, pasar emas perhiasan di dalam negeri tampak tenang. Tidak ada gejolak berarti. Harga-harga di sejumlah gerai besar terpantau stabil, seolah menahan napas di tengar riuhnya berita global.

Beberapa nama besar seperti Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas, misalnya, kompak mempertahankan angka jual-beli mereka untuk berbagai kadar karat. Ini menarik. Di saat berita dari luar negeri kerap bikin deg-degan, pasar domestik justru menunjukkan ketahanannya sendiri.

Padahal, faktornya banyak dan kompleks. Harga emas dunia masih naik-turun, nilai tukar rupiah bergerak, dan kebijakan bank sentral di berbagai negara terus jadi bahan perbincangan. Belum lagi situasi politik internasional yang kerap memicu kecemasan. Semua itu, tentu saja, tetap memengaruhi minat orang terhadap emas sebagai 'safe haven' atau pelindung nilai.

Namun begitu, kondisi stabil seperti sekarang justru memberi ruang. Pasar punya kesempatan untuk menyeimbangkan antara yang mau beli dan yang jual. Ada semacam jeda yang sehat.

Nah, buat Anda yang penasaran dengan angka pastinya, berikut rincian harga emas perhiasan per gram pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Raja Emas Indonesia

Kadar Harga per Gram
24K Rp 2.030.000
23K Rp 1.875.000
22K Rp 1.793.000
21K Rp 1.713.000
20K Rp 1.631.000
19K Rp 1.548.000
18K Rp 1.468.000
17K Rp 1.386.000
16K Rp 1.304.000
15K Rp 1.224.000
14K Rp 1.142.000
13K Rp 1.060.000
12K Rp 980.000

Hartadinata Abadi

Kadar Harga per Gram
22K Rp 2.452.000
20K Rp 2.404.000
17K Rp 2.142.000
16K Rp 2.023.000
9K Rp 1.357.000
8K Rp 1.250.000
6K Rp 1.071.000

Laku Emas

Kadar Harga per Gram
24K Rp 2.190.000
23K Rp 1.878.000
22K Rp 1.796.000
21K Rp 1.718.000
20K Rp 1.635.000
19K Rp 1.551.000
18K Rp 1.468.000
17K Rp 1.385.000
16K Rp 1.302.000
15K Rp 1.220.000
14K Rp 1.138.000
13K Rp 1.057.000
12K Rp 974.000

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar