MURIANETWORK.COM - Bayern Muenchen berhasil meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt dengan skor 3-2 dalam laga Bundesliga di Allianz Arena, Sabtu (15/3/2025). Pertandingan yang berlangsung sengit itu menyajikan drama lima gol, di mana Bayern sempat unggul tiga gol sebelum Frankfurt bangkit dan hampir menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.
Sejak wasit meniup peluit kick-off, Bayern langsung mengambil inisiatif menyerang. Tekanan tinggi yang mereka terapkan segera membuahkan hasil. Pada menit ke-16, gelandang muda Aleksandar Pavlovic membuka keunggulan dengan sepakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur sempurna ke sudut gawang.
Keunggulan itu seolah membuka keran gol bagi tuan rumah. Hanya berselang empat menit, Harry Kane menggandakan keunggulan. Memanfaatkan umpan silang dari Josip Stanisic, striker andalan Inggris itu menyelesaikan peluang dengan sentuhan pertama yang dingin, menggetarkan jala gawang Frankfurt untuk kedua kalinya.
Frankfurt Bangkit di Babak Kedua
Meski tertinggal dua gol, Frankfurt tidak serta merta menyerah. Mereka mulai menemukan ritme permainan di paruh kedua, meski harus kembali dikecewakan oleh Harry Kane. Pada menit ke-68, Kane mencetak gol keduanya sekaligus gol ketiga Bayern, menyambut umpan terobosan Joshua Kimmich dengan sentuhan khas seorang top skorer.
Namun, gol ketiga itu justru memicu reaksi keras dari tim tamu. Frankfurt menunjukkan karakter dan semangat juang yang tinggi. Mereka mulai menekan dan mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-77 setelah pelanggaran di kotak terlarang.
Jean-Matteo Bahoya yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Ia mengecoh kiper Manuel Neuer dan mendaratkan bola di pojok kanan gawang.
Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan secara signifikan. Bayern, yang sebelumnya tampil percaya diri, mulai terlihat gugup. Momentum sepenuhnya berpindah ke kaki Frankfurt yang terus melancarkan serangan.
Menit-Menit Akhir yang Mencekam
Tekanan yang konsisten akhirnya kembali membuahkan hasil bagi Frankfurt. Pada menit ke-86, Hugo Ekitike yang baru masuk sebagai pemain pengganti berhasil memperkecil jarak menjadi 3-2. Gol itu membuat suasana di Allianz Arena mendadak hening, sementara para pemain Frankfurt bergegas mengambil bola untuk segera melanjutkan pertandingan.
Di sisa waktu pertandingan, Frankfurt terus mengepung pertahanan Bayern yang sudah kehilangan komposisi. Beberapa peluang berbahaya berhasil diciptakan, namun ketenangan Manuel Neuer di bawah mistar dan blok terakhir para bek Bayern berhasil menjaga keunggulan tipis itu.
Peluit panjang akhirnya berbunyi, menandakan berakhirnya pertandingan dengan kemenangan tipis 3-2 untuk Bayern. Para pemain tuan rumah tampak lega, sementara wajah kecewa terpancar dari kubu Frankfurt yang gagal meraih setidaknya satu poin.
Analisis Singkat Pertandingan
Pertandingan ini benar-benar menjadi gambaran dua babak yang berbeda. Bayern mendominasi sepenuhnya di babak pertama dengan penguasaan bola dan efektivitas yang tinggi. Harry Kane sekali lagi menjadi penentu dengan dua gol yang dicetaknya, menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang paling mematikan di Bundesliga saat ini.
Di sisi lain, performa Aleksandar Pavlovic patut diacungi jempol. Gelandang muda itu tidak hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga menjadi pengatur tempo permainan Bayern di lini tengah dengan kedewasaan yang melebihi usianya.
Namun, kemenangan ini tidak datang mudah. Bayern menunjukkan kerapuhan di babak kedua, terutama dalam mempertahankan keunggulan. Mereka terlihat kesulitan menahan gempuran dan kehilangan kontrol atas permainan setelah Frankfurt mencetak gol pertama mereka.
Frankfurt, meski kalah, layak dapat apresiasi. Mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan, terutama setelah tertinggal tiga gol, adalah modal berharga untuk pertandingan-pertandingan mendatang. Mereka membuktikan bisa membuat Bayern, salah satu tim terkuat di Jerman, merasa ketar-ketir di kandang sendiri.
Secara taktis, laga ini memberikan pelajaran berharga bagi kedua tim. Bayern perlu mengevaluasi konsistensi permainan mereka selama 90 menit, sementara Frankfurt dapat membangun momentum positif dari performa mengesankan di babak kedua. Tiga poin ini tentu sangat berarti bagi Bayern dalam perburuan gelar, namun drama yang terjadi juga mengirimkan sinyal bahwa jalan mereka masih panjang dan berliku.
Artikel Terkait
Osasuna Kalahkan Real Madrid 2-1 Berkat Gol Pamungkas Garcia
Pemprov Sulsel Gelar Ramadhan Leadership Camp untuk Bentuk Karakter ASN
Carrick Siap Pimpin Manchester United Secara Permanen
Kapolri Tekankan Sinergi Polri, Serikat Pekerja, dan Masyarakat Hadapi Dampak Global