Hamdani menggambarkan betapa guru harus terus-menerus membuktikan "eksistensi" mereka lewat validasi data yang rumit.
Ia lantas menyindir dengan kalimat yang pedas.
Kekhawatiran terbesarnya adalah jika ketidakadilan ini terus berlanjut. Bisa-bisa, di masa depan, profesi guru akan hilang pamornya dan ditinggalkan. Ia mendesak agar semua ini diatur dalam sebuah regulasi yang jelas dan memuliakan.
Menanggapi desakan itu, Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, punya respons yang sedikit berbeda. Daripada membentuk badan baru, ia lebih memilih untuk memperkuat PGRI melalui undang-undang.
Ia beralasan, PGRI dianggap sudah memahami betul seluruh persoalan yang dihadapi guru di lapangan. Langkah ini, katanya, bisa jadi jalan tengah yang lebih cepat.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral