Rabu (28/01) lalu, suasana kantor kumparan di Jakarta Selatan tampak berbeda. Bukan hanya aktivitas jurnalistik yang berjalan, tapi juga antrean warga yang ingin membuat paspor. Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Selatan memang sengaja membuka layanan di sana, dan respons masyarakat ternyata cukup antusias.
Menurut Fadli Yusuf, selaku SPV Kantor Imigrasi setempat, program layanan keliling seperti ini sudah jadi agenda rutin. Tujuannya sederhana: mendekatkan pelayanan ke masyarakat. "Setiap kantor imigrasi punya program layanan ke luar kantor," jelasnya.
Inisiatifnya sendiri datang dari pihak kumparan yang mengajukan permohonan. Fadli pun menyambut baik. Namun begitu, ia menegaskan bahwa layanan yang dibawa khusus hanya untuk pengurusan paspor Republik Indonesia. Untuk urusan izin tinggal, tetap harus ke kantor imigrasi.
"Program pelayanan prima ini kami hadirkan untuk memudahkan masyarakat," ujar Fadli. Dengan mendatangi langsung lokasi pemohon, prosesnya diharapkan lebih praktis. Ia juga mengakui, sering dapat keluhan soal kuota yang penuh di kantornya. Nah, dengan cara ini, setidaknya beban antrean bisa sedikit terdistribusi dan warga jadi lebih mudah.
Dan memang, di lokasi, banyak yang terlihat puas.
Delviana, salah seorang karyawan kumparan, mengaku sangat terbantu. Baginya, ini menghemat waktu dan tenaga.
"Tertarik karena praktis di kantor langsung ya," katanya sambil tersenyum. "Jadi kita ga perlu izin dulu untuk ke kantor imigrasi. Kebetulan memang paspornya mau diganti dan sekaligus bawa ibu bikin paspor juga."
Tak hanya karyawan, warga sekitar juga merasakan manfaatnya. Seperti Andika yang ingin memperbarui paspor untuk jalan-jalan keluarga. Ia bilang pelayanannya cepat, tidak perlu menunggu lama.
"Saya gaperlu jauh-jauh ke kantor imigrasi, dan ini dekat dengan rumah saya," ujarnya. "Lumayan untuk mempercepat waktu."
Di sisi lain, pihak HR kumparan mengungkapkan bahwa program semacam ini sudah berjalan rutin. Zarona Izar, People & Cultural Manager, menjelaskan alasannya.
"Karena kita perusahaan media, kita tidak luput dari kebutuhan liputan ke luar negeri," tuturnya. "Fasilitas ini tidak tertutup untuk karyawan saja, akan tetapi untuk anggota keluarga dan masyarakat di sekitarnya."
Harapannya jelas: memberikan benefit nyata bagi karyawan. Agar mereka tidak perlu lagi antre panjang atau menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus paspor. Sebuah kolaborasi simpel antara instansi dan perusahaan, tapi dampaknya terasa langsung oleh orang-orang di lapangan.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu