Suasana Desa Yehembang Kauh, Mendoyo, mendadak berubah pilu Selasa lalu. Pasangan suami istri, Dewa Ketut Suparta (69) dan Dewa Ayu Made Gati (56), ditemukan tewas di kebun mereka. Penyebabnya tak terduga: sengatan kawanan tawon yang ganas.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, membenarkan kabar duka itu. Menurut penjelasannya, kejadian bermula di area perkebunan desa tersebut.
"Dua korban tewas dilaporkan meninggal dunia diduga akibat sengatan tawon yang terjadi di area perkebunan di Desa Yehembang Kauh,"
Semuanya terjadi begitu cepat. Sekitar pukul empat sore, pasangan itu sedang beristirahat di sebuah gubuk. Saat membersihkan sekitar bale-bale, Dewa Ayu tanpa sengaja memindahkan tumpukan daun kelapa kering. Nahas, di situlah sarang tawon bersembunyi.
Dengan seketika, gerombolan tawon keluar menyergap. Mereka berdua langsung diserang.
“Akibatnya, segerombolan tawon keluar dan langsung menyengat kedua korban,"
Panik, mereka berlari menyelamatkan diri. Tapi malang tak bisa ditolak. Dalam pelariannya, Ketut Suparta terjatuh. Kepalanya menghantam akar pohon hingga ia tak sadarkan diri. Dalam kondisi pingsan itu, ia kembali menjadi sasaran amukan serangga penyengat.
Seorang warga yang kebetulan melintas kemudian menemukan Ketut Suparta sudah tak bernyawa. Dewa Ayu sempat dievakuasi ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong. Ia mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Jenazah keduanya kini telah disemayamkan. Menyikapi tragedi ini, Kapolsek Sartika mengingatkan kita semua untuk lebih hati-hati.
Terutama saat beraktivitas di tempat seperti perkebunan atau semak belukar. Kewaspadaan ekstra sangat diperlukan.
"Apabila menemukan situasi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110 yang siap melayani 24 jam,"
Sebuah peringatan yang datang dari sebuah kisah sedih. Dua nyawa melayang hanya karena sebuah sarang yang tak terlihat.
Artikel Terkait
Ekonom: Fungsi APBN Bergeser, Danantara Kini Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
DPR Soroti Kelemahan Sistem di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi, Dorong Evaluasi Keselamatan Total
Trump Kecam Iran dengan Sindiran Pedas dan Gambar AI, Negosiasi Nuklir Makin Buntu
Mahfud MD Sorot Lemahnya Pengawasan Internal TNI dan Polri dalam Kasus Andrie Yunus