Libur tahun baru sudah berakhir, dan itu artinya arus mudik balik mulai memuncak. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi hari ini, Minggu (4/1), akan terjadi gelombang terbesar kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek.
Menurut Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, proyeksi peningkatan lalu lintas hari ini bisa mencapai 196 ribu kendaraan.
"Jasa Marga memprediksi puncak arus kembali ke wilayah Jabotabek akan terjadi pada hari ini, yakni Minggu (4/1)," ujar Rivan dalam keterangan tertulis.
Angka itu naik sekitar 9,75% dibanding arus normal yang biasanya hanya 179.147 kendaraan. Peningkatan ini terpantau terutama di empat gerbang tol utama: Cikupa (dari Merak), Ciawi (dari Puncak), Cikampek Utama (dari Trans Jawa), dan Kalihurip Utama (dari Bandung).
Sejak Kamis (1/1) lalu, gelombang balik sebenarnya sudah terasa. Catatan Jasa Marga hingga Minggu pagi menunjukkan 509.351 kendaraan telah masuk ke Jabotabek. Lonjakan kumulatif ini cukup signifikan, yaitu naik 19,93% dari kondisi biasa.
Dari mana saja asal kendaraan itu? Mayoritas, hampir setengahnya, datang dari arah Timur Trans Jawa dan Bandung dengan persentase 47,09%. Posisi berikutnya ditempati arus dari Barat (Merak) sebesar 27,26%, sementara dari Selatan (Puncak) menyumbang 25,65%.
Menyikapi kondisi ini, Rivan menegaskan bahwa persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan parah.
"Kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari optimalisasi layanan operasional, pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, kesiapan petugas dan sarana pendukung di lapangan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, "Jasa Marga juga melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian dan mendukung rencana rekayasa lalu lintas yang diperlukan sesuai diskresi Kepolisian."
Secara lebih luas, periode libur Nataru tahun ini memang mencatat volume luar biasa. Selama 17 hari, tepatnya dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, tercatat 2.657.327 kendaraan melintasi empat gerbang tol utama itu menuju Jabotabek. Sebuah angka yang menggambarkan betapa ramainya perpindahan orang usai momen pergantian tahun.
Artikel Terkait
Pakar APINDO Ingatkan KUHP Baru Bisa Tak Efektif Jika Penegak Hukum Bermasalah
IKA Unhas Salurkan 22 Ton Beras untuk Program Ramadhan
Kemlu: 4.725 WNI Korban Penipuan Online di Kamboja Minta Dipulangkan dalam 5 Pekan
KPAI Desak Proses Hukum Cepat untuk Kasus Penganiayaan Anak Tiri di Sukabumi