Di sisi lain, ancaman hukum terhadap Maduro bukanlah hal baru. Jaksa Agung AS Pam Bondi sebelumnya sudah bersuara lantang. Dia menegaskan bahwa Maduro akan merasakan "murka keadilan AS" di tanah dan pengadilan Amerika. Kata-katanya keras, penuh keyakinan.
Rincian dakwaannya sendiri diungkap Bondi melalui platform X. Daftarnya panjang dan serius: mulai dari Konspirasi Narkoterorisme, Konspirasi Impor Kokain, hingga yang terkait dengan kepemilikan senjata seperti Kepemilikan Senapan Mesin dan Alat Perusak. Semua dakwaan itu, menurut pihak AS, membentuk konspirasi besar yang mengancam keamanan Amerika.
Informasi yang beredar masih simpang siur, tentu saja. Klaim Trump ini belum dikonfirmasi secara independen dan menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Apa yang terjadi selanjutnya? Kita tunggu saja perkembangan berita ini di hari-hari mendatang.
Artikel Terkait
Maduro Bantah Tuduhan Narkoterorisme di Pengadilan AS: Saya Diculik dari Venezuela
Mengenal Diri, Kunci Menuju Ketaatan yang Tulus
Bos Sritex Bantah Rugikan Negara Rp1,3 Triliun, Sebut Pandemi dan Perang Jadi Biang Keladi
Menggali Psikologi Siswa: Mampukah Kurikulum Kita Lebih Manusiawi?