Roy Suryo, pakar telematika yang kerap bersuara soal isu-isu publik, kembali angkat bicara. Kali ini, dia mengklaim bakal ada sosok penting yang akan bicara terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo.
Menurut Roy, tokoh kunci ini bahkan pernah menasihati Jokowi dulu, jauh sebelum jadi presiden. Intinya sederhana: jangan mengaku-ngaku sebagai sarjana lulusan Fakultas Kehutanan UGM kalau memang tidak punya.
Tapi nasihat itu, kata Roy, cuma angin lalu. Jokowi dianggap tak menggubris dan malah diduga tetap memalsukan ijazahnya.
Lantas, apa motifnya? Roy punya jawabannya. Dia menyebut alasan Jokowi waktu itu cuma satu: gengsi. Padahal, syarat maju Pilkada DKI atau Pilpres kan cuma SMA. Tapi rupanya, gelar sarjana itu dirasa perlu untuk menambah “kegagahan”.
“Yang dari Solo ini juga sebenarnya ada nanti cerita,” ujar Roy dengan nada penuh selidik.
“Pada saatnya seorang tokoh kunci yang tahu persis kasus ini. Apakah hadir di pengadilan atau di mana, kita senyum saja.”
Roy kemudian melanjutkan dengan menirukan percakapan yang disebutnya pernah terjadi.
“Dia juga dulu pernah menasehati si pengguna ijazah yang kita sebut palsu ini,” tuturnya.
“‘Sudah lah, kalau nggak punya (ijazah sarjana) tuh, nggak usah ngaku-ngaku punya strata itu’.”
“Tapi dia (Jokowi) bilang ‘wah kurang gagah’. Nah, jadilah kasus seperti sekarang.”
Pernyataan itu dia sampaikan dalam sebuah podcast, menambah panjang daftar kontroversi yang mengiringi perdebatan soal ijazah presiden. Roy seolah menahan kartu as, menunggu waktu yang tepat untuk dibuka.
Artikel Terkait
Mandi Sunah Idul Adha 2026: Niat, Tata Cara, dan Hukumnya Sebelum Salat
Salat Iduladha 1447 H Tingkat Kota Makassar Dipusatkan di Lapangan Karebosi, Pemkot Siapkan Hewan Kurban Bantuan Presiden
Sabar/Reza Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026 Usai Hajar Wakil Tuan Rumah Dua Gim Langsung
Alwi Farhan Tembus 16 Besar Singapore Open 2026 Usai Tekuk Wakil Prancis