Jalaninya nggak gampang. Seringkali berantakan, tidak nyaman, dan bisa bikin merasa sendiri. Tapi percayalah, hasilnya sepadan.
Bayangkan kalau nggak. Hidupmu akan seperti cermin yang hanya memantulkan harapan dan impian orang lain. Kamu jadi bayangan, bukan sosok yang utuh. Sampai akhirnya, kamu sendiri nggak lagi mengenali wajah yang terpantul di kaca.
Jadi, coba tanya dirimu sekarang: Kapan terakhir kali kamu benar-benar menyediakan waktu untuk berkenalan dengan diri sendiri?
Kapan terakhir kamu bertanya, "Apa sih yang beneran aku mau? Apa yang bikin aku bahagia? Apa yang aku percaya?"
Kalau jawabannya belum ada, gapapa. Nggak usah panik. Yang penting, mulailah bertanya. Perhatikan hal-hal yang bikin semangatmu melonjak, dan catat juga apa yang justru menguras habis energimu.
Belajar untuk bilang "tidak" pada hal-hal yang membuatmu ngerasa nggak enak, sekalipun itu mungkin mengecewakan orang lain.
Di sisi lain, coba katakan "iya" pada bagian dirimu yang selama ini kamu tekan dan abaikan.
Kamu berhak kok, menjalani hidup yang benar-benar milikmu. Hidup di mana kamu tahu siapa diri ini, dan tetap teguh di jalurnya.
Memang, dunia di luar akan terus berusaha mendikte. Tapi ujung-ujungnya, pilihan selalu kembali ke tanganmu: ikut arus orang, atau memilih untuk tetap menjadi diri sendiri.
Artikel Terkait
Jenazah Lansia Pemulung Ditemukan dalam Reruntuhan Gubuk Terbakar di Antang
Pemuda di Makassar Aniaya Ibu Kandung Usai Ibu Marahi Nenek
Harga Emas Pegadaian Anjlok, Galeri24 dan UBS Turun Signifikan
Dua Rumah Hangus Terbakar di Barru, Diduga Akibat Korsleting Listrik