Di tengah sisa-sisa reruntuhan, upaya pemulihan di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera mulai bergulir. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, penanganan kali ini berskala nasional. Artinya, semua sumber daya dikerahkan agar prosesnya lebih cepat. Harapannya, kehidupan warga bisa kembali normal secepat mungkin.
“Koordinasi harus intens dan terintegrasi,” kata Dasco kepada para wartawan di Aceh, Selasa lalu.
Menurutnya, dengan skala nasional, percepatan pemulihan di daerah seperti Aceh bisa lebih terjamin.
Lalu, bagaimana dengan nasib para pengungsi? Dasco menjelaskan, saat ini pemerintah fokus pada persiapan hunian sementara atau huntara. Namun begitu, rencana jangka panjangnya juga sedang dimatangkan: relokasi ke hunian tetap.
“Huntaranya masih dipersiapkan. Ada yang berjalan, ada yang masih dihitung, ada juga yang baru ditetapkan lokasi sementaranya,” ujarnya, menggambarkan situasi yang masih dinamis.
Ia menargetkan simulasi penanganan rampung dalam minggu ini. Dengan begitu, kementerian terkait bisa langsung turun ke lapangan tanpa ada lagi hambatan birokrasi.
Di sisi lain, soal lahan untuk huntap juga sudah mulai ada titik terang. Dasco menyebut, sumber lahannya berasal dari aset pemerintah maupun swasta yang bersedia membantu.
“Contohnya, ada lahan HGU milik PTPN yang sudah diidentifikasi. Beberapa pihak swasta juga menawarkan lahan yang mereka anggap paling tepat untuk relokasi. Mereka sudah berdiskusi langsung dengan warga,” jelas Dasco.
Rencananya mulai berbentuk. Tinggal eksekusinya di lapangan yang kini dinanti.
Artikel Terkait
Mantan Kapolres Bima Kota Tersangka Narkoba Belum Ditahan, Tunggu Proses Propam
Bali United Tumbang Lagi, Kekalahan Ketiga Beruntun Usai Ditaklukkan Persija
Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Narkoba Belum Ditahan, Tunggu Sidang Kode Etik
IHSG Terkoreksi, Analis Masih Lihat Peluang Rally ke Level 8.440