Ruang rapat itu penuh. Di hadapan para menteri dan pimpinan DPR, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar menyampaikan sesuatu yang terasa berat: kabupatennya tak sanggup menanggung beban perbaikan pascabanjir bandang. "Kami jelas tidak mampu," ujarnya tegas, dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, Selasa lalu.
Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad beserta dua wakilnya itu, dihadiri sejumlah menteri kunci. Mulai dari Mendagri Tito Karnavian, MenPU Dody Hanggodo, hingga Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Juga hadir direktur utama beberapa BUMN.
Tagore kemudian memaparkan detailnya. Untuk tahap darurat, seperti penyaluran beras dan logistik ke daerah terisolir, mereka masih bisa mengatasi. Itu pun dengan bantuan personel TNI dan Polri yang ada di wilayahnya. "Kami pikir tidak ada persoalan," katanya.
Namun begitu, masalah sesungguhnya muncul setelah fase itu usai.
Artikel Terkait
KPK Dalami Pembelian Rumah Tersangka Bupati Bekasi Nonaktif
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Ditaklukkan Bosnia Lewat Adu Penalti
Turki Pastikan Tiket ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kosovo
Mahfud MD Sebut Penyiraman Aktivis Andrie Yunus sebagai Operasi Intelijen