Kawasan Jembatan Ampera di Palembang bakal sepi dari lalu lintas kendaraan beberapa jam saat malam tahun baru nanti. Ya, ikon kota itu akan ditutup sementara. Polrestabes Palembang bersama Dishub setempat memutuskan untuk mensterilkan akses ke sana mulai pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB dini hari. Tujuannya jelas: mengantisipasi membludaknya kendaraan sekaligus mencegah kemacetan parah dan potensi kecelakaan.
Menurut Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Radipta, Ampera itu selalu jadi magnet utama. Baik warga lokal maupun wisatawan ramai-ramai memadati sekitarnya saat pergantian tahun. Makanya, pengaturan khusus memang tak terelakkan.
“Fokus pengamanan berada di sekitar Ampera dan ruas-ruas utama seperti Jalan Jenderal Sudirman. Penutupan ini bersifat sementara dan situasional,”
Ujarnya, Sabtu lalu. Jadi, penutupan bukan sesuatu yang kaku. Akan dievaluasi terus sesuai kondisi di lapangan.
Lalu, kemana kendaraan harus dialihkan? Nah, bagi yang perlu menyeberangi Sungai Musi, baik dari Ilir ke Ulu atau sebaliknya, polisi sudah menyiapkan rute alternatif. Pengendara diarahkan untuk lewat Jembatan Musi IV atau Jembatan Musi VI. Kedua jalur itu dinilai cukup mampu menampung arus kendaraan pada malam puncak perayaan.
Di sisi lain, ini bukan cuma soal pengalihan lalu lintas. Ada imbauan yang lebih luas dari kepolisian. Mereka mengajak masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan cara yang tertib dan sederhana saja. Imbauan ini juga bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial di daerah lain yang mungkin sedang susah.
“Kami mengimbau masyarakat tidak berlebihan dalam merayakan tahun baru. Tetap jaga ketertiban, keselamatan, dan saling menghormati,”
Kata Finan menambahkan.
Untuk mengawal semua ini, seluruh personel lalu lintas akan disiagakan penuh. Mereka akan berjaga di titik-titik rawan. Harapannya, dengan sinergi yang baik antara aparat dan warga, suasana malam tahun baru di Palembang bisa tetap kondusif dan aman untuk semua.
“Dengan kerja sama semua pihak, perayaan tahun baru bisa berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan lainnya,”
Pungkasnya menutup penjelasan.
Artikel Terkait
SulawesiPos Gelar Forum dengan Pembaca, Bahas Etika Pemberitaan Korban
Motor Guru Dicuri di SMP Makassar Saat Sekolah Sepi
Polisi Amankan 7 Remaja Usai Bentrok Pakai Busur Panah dan Senjata Mainan di Makassar
Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Usai Penundaan Penerbangan