Bogor Kamis malam (18/12/2025) lalu, Gedung Graha Widya Wisuda di Kampus IPB University ramai oleh para alumni. Suasana hangat dan penuh kebanggaan menyelimuti acara Pesta Rakyat Alumni IPB Pulang Kampus. Di tengah kemeriahan itu, ada satu momen spesial: Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MSc, Ketua Pembina Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), menerima sebuah penghargaan bergengsi.
Ia terpilih sebagai salah satu dari Top 100 Alumni Terkemuka IPB, tepatnya dalam kategori tokoh nasional. Sebuah pengakuan atas kontribusinya yang luas bagi masyarakat.
Menanggapi hal ini, Kiai Didin menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam.
"Syukur alhamdulillah. Hadza min fadhli rabbi. Ini semua anugerah dari Allah," ujarnya dalam pesan yang diterima.
Baginya, penghargaan ini bukan titik akhir. Justru sebuah pengingat. "Agar saya memanfaatkan ilmu yang diterima dengan sebaik-baiknya. Juga untuk terus berbuat yang terbaik, tidak hanya untuk umat, tapi juga bangsa," lanjutnya.
Ia mengaku, momen ini adalah pembelajaran berharga. Sebuah cermin untuk introspeksi diri. "Anugerah ini mengajarkan saya supaya semakin rendah hati. Dan tentu saja, semakin dekat dengan masyarakat," ungkap Kiai Didin.
Menariknya, Kiai Didin tidak sendirian. Di forum yang sama, Ketua Umum DDII, Dr Adian Husaini, juga mendapat kehormatan serupa. Keduanya dinobatkan sebagai alumni terkemuka IPB dalam kategori tokoh nasional, menunjukkan kiprah organisasi tersebut di kancah nasional.
Penghargaan ini sendiri digagas oleh Himpunan Alumni IPB University. Tujuannya jelas: mengapresiasi para alumni yang kiprahnya sudah melampaui batas kampus. Mereka yang berkarya di tingkat nasional, bahkan internasional, dalam berbagai bidang seperti pemerintahan, akademik, dan profesi.
Acara pemberian penghargaan kepada seratus alumni ini dikemas secara khusus dalam sebuah Forum Meja Bundar. Forum itu bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, ia menjadi ajang pertemuan dan penghargaan bagi para alumni berprestasi dari seluruh penjuru Indonesia. Sebuah bukti nyata dedikasi mereka di bidang masing-masing.
Artikel Terkait
Mensesneg Prasetyo Hadi Luruskan Pernyataan Prabowo: Bukan Kalah, tapi Belum Dapat Mandat
Presiden Prabowo Minta Akademisi dan Peneliti Abdikan Ilmu untuk Kepentingan Bangsa
Menyeberangi Jembatan Teluk, Seorang Warga Menemukan Makna Infrastruktur sebagai Simbol Keterhubungan dan Kehadiran Negara
Jumlah Korban Meninggal dalam Latihan Dasar Militer Calon Manajer Koperasi Desa Bertambah Jadi Empat Orang