Rob Rendam Jalan RE Martadinata, Lalu Lintas Tanjung Priok Lumpuh

- Rabu, 03 Desember 2025 | 12:06 WIB
Rob Rendam Jalan RE Martadinata, Lalu Lintas Tanjung Priok Lumpuh

Jalan R.E. Martadinata di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pagi ini berubah jadi kolam. Genangan air rob tak hanya merendam aspal, tapi juga memacetkan lalu lintas di kawasan itu secara parah. Kendaraan terpaksa merayap pelan, antreannya mengular jauh.

Video yang beredar di media sosial dengan jelas menggambarkan situasi itu. Tampak antrean panjang kendaraan terjebak di atas jalan yang digenangi air. Suasana chaos pun tak terhindarkan.

Menurut Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, semua ini mulai terjadi sekitar pukul setengah delapan pagi. "Antrean disebabkan genangan akibat rob berkisar kurang lebih 5-10 cm. Saat ini Satgas masih melakukan penyedotan terhadap genangan tersebut,"

kata Hendra, Rabu (3/12). Ia menyebut titik masalahnya ada di ruas jalan samping Jakarta International Stadium (JIS).

Di sisi lain, upaya penanganan sudah digeber. Tali-tali air ditutup, sementara pompa dikerahkan habis-habisan agar genangan cepat surut. Targetnya satu: normalisasi secepatnya.

Lalu, bagaimana respons dinas terkait? Heria Suwandi, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, mengonfirmasi keterlibatan mereka. “Saat ini ruas Jalan R.E. Martadinata tergenang. Suku Dinas SDA Jakarta Utara bersama dengan Satgas SDA Kec. Tanjung Priok sedang melakukan penanganan terkait banjir rob tersebut,”

jelasnya dalam keterangan terpisah.

Kata Heria, personel dan peralatan sudah disiagakan. Mereka mengerahkan dua unit pompa mobile dan satu pompa apung, didukung sembilan personel Satgas Pasukan Biru. Fokusnya jelas: mengatasi genangan secepat mungkin.

“Dinas SDA berfokus melakukan penanganan banjir rob semaksimal mungkin, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,”

tutupnya. Sekarang, tinggal menunggu hasil kerja pompa-pompa itu. Warga pun berharap jalanan segera pulih dan aktivitas bisa kembali normal seperti biasa.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar