Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), salah satunya melalui penguatan di bidang advokasi. Upaya strategis yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan lembaga pendidikan khusus, yaitu sekolah advokasi, yang dirancang untuk menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang kompeten.
Program pembangunan sekolah advokasi ini bertujuan untuk menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi lengkap dan siap untuk langsung bekerja di dunia profesi hukum. Dengan adanya langkah ini, diharapkan dapat memenuhi permintaan tenaga advokasi yang terus bertambah serta memperkuat sistem pelayanan hukum di berbagai sektor di Kalimantan Barat.
Gubernur Ria Norsan menegaskan komitmennya, "Ke depannya, kita membutuhkan tenaga advokasi yang benar-benar siap pakai dan berkualitas. Untuk itu, kami akan mempersiapkan sekolah advokasi yang mampu mencetak lulusan dengan keterampilan matang dan langsung siap untuk terjun ke dalam dunia kerja."
Artikel Terkait
KPK Beberkan Modus Bupati Tulungagung Paksa 16 Dinas Setor Rp2,7 Miliar untuk Keperluan Pribadi
Bupati Bone Pastikan 10 Sumur Bor dari Pusat Segera Diresmikan
BMKG Prakirakan Cuaca Bervariasi, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah di Sulsel
Damkar Mamuju Evakuasi Piton 6 Meter yang Memangsa Kambing Warga