Gubernur Kalbar Tinjau Program Menu Bergizi Gratis di SMK Negeri 1 Benua Kayong

- Senin, 17 November 2025 | 10:24 WIB
Gubernur Kalbar Tinjau Program Menu Bergizi Gratis di SMK Negeri 1 Benua Kayong
Gubernur Kalbar Tinjau SMK Negeri 1 Benua Kayong dan Program Menu Bergizi Gratis

Gubernur Kalbar Motivasi Siswa SMK Negeri 1 Benua Kayong dan Tinjau Program Menu Bergizi Gratis

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara langsung memantau pelaksanaan program Menu Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di SMK Negeri 1 Benua Kayong, yang terletak di Kabupaten Ketapang. Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi momen untuk memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh siswa di sekolah tersebut pada Senin, 17 November 2025.

Dalam kunjungannya, Gubernur Ria Norsan didampingi oleh sejumlah perwakilan stakeholder terkait. Beliau mengunjungi beberapa jurusan keahlian untuk melihat secara dekat aktivitas dan antusiasme para siswa SMK Negeri 1 Benua Kayong dalam proses belajar mengajar.

Gubernur Ria Norsan memberikan penjelasan mengenai prospek karir dari beberapa jurusan yang ada. "Lulusan dari jurusan farmasi memiliki peluang kerja yang luas, seperti berkarir di apotek. Sementara itu, para siswa di jurusan Kuliner dan Tata Boga sedang mempersiapkan diri dengan mempelajari berbagai teknik memasak untuk menjadi chef yang profesional," ujarnya saat meninjau lokasi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), salah satunya melalui penguatan di bidang advokasi. Upaya strategis yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan lembaga pendidikan khusus, yaitu sekolah advokasi, yang dirancang untuk menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang kompeten.

Program pembangunan sekolah advokasi ini bertujuan untuk menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi lengkap dan siap untuk langsung bekerja di dunia profesi hukum. Dengan adanya langkah ini, diharapkan dapat memenuhi permintaan tenaga advokasi yang terus bertambah serta memperkuat sistem pelayanan hukum di berbagai sektor di Kalimantan Barat.

Gubernur Ria Norsan menegaskan komitmennya, "Ke depannya, kita membutuhkan tenaga advokasi yang benar-benar siap pakai dan berkualitas. Untuk itu, kami akan mempersiapkan sekolah advokasi yang mampu mencetak lulusan dengan keterampilan matang dan langsung siap untuk terjun ke dalam dunia kerja."

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar