DPW Perempuan Bangsa PKB Sulut Gelar DIKBAR untuk Kader Perempuan
DPW Perempuan Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (DIKBAR). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangun kapasitas dan memperkuat peran kader perempuan dalam politik kebangsaan.
Kegiatan DIKBAR PKB Sulut ini berlangsung pada Kamis (13/11) di Rumah Kaderisasi Desa Klabat, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Peran Penting Perempuan dalam Politik Kebangsaan
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. Hj. Hindun Anisah, M.A., yang juga Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, menekankan pentingnya peran perempuan. Ia menyatakan bahwa peran mereka sangat vital untuk memperkuat gerakan politik kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam Rahmatan lil ‘alamin.
“PKB lahir dari rahim perjuangan ulama dan rakyat. Karena itu, perempuan juga harus menjadi bagian dari perjuangan tersebut. Melalui kegiatan seperti DIKBAR, kita ingin perempuan tidak hanya aktif di dapur politik, tetapi juga tampil di panggung utama perjuangan bangsa,” ujar Hindun Anisah.
Ia menambahkan bahwa politik pada hakikatnya bukan semata tentang kekuasaan, melainkan tentang keberpihakan terhadap masyarakat kecil. “Kader Perempuan Bangsa harus punya semangat juang dan empati sosial. Politik yang berkeadilan lahir dari hati yang peduli,” katanya.
Apresiasi untuk Semangat Kader Perempuan PKB Sulut
Sekretaris Wilayah DPW PKB Sulut, H. Sarhan Antili, yang mewakili Ketua DPW, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para peserta. Peserta hadir dari berbagai kecamatan di Minahasa Utara dan Kota Bitung.
“Kader perempuan PKB Sulawesi Utara telah menunjukkan komitmen luar biasa. Inilah bukti bahwa semangat perjuangan tidak mengenal batas wilayah. Kami berharap setelah pendidikan ini, para peserta bisa menjadi agen penggerak partai di tingkat akar rumput,” ujarnya.
DIKBAR Sebagai Wadah Pembentukan Karakter
Ketua DPW Perempuan Bangsa Sulut, Dr. Sjerly M. Lumi, M.Pd., menjelaskan bahwa DIKBAR bukan sekadar agenda pelatihan biasa. Menurutnya, kegiatan ini adalah wadah untuk pembentukan karakter dan solidaritas antar perempuan.
“Perempuan Bangsa harus mampu menjadi motor perubahan sosial. Kita ingin mencetak kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” tutur Sjerly M. Lumi.
Ia menegaskan komitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas kader di seluruh DPC. Hal ini bertujuan untuk memperkuat peran perempuan dalam politik dan pembangunan daerah. “Kader Perempuan Bangsa harus tampil di garis depan, baik di legislatif, eksekutif, maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris LKP DPW PKB Sulut, Muid Djalal, S.P., M.Si, Ketua DPC PKB Minut Samsudin Uber, dan Anggota DPRD Minut Roy Pitoy.
Artikel Terkait
BMKG Pastikan Gempa Kuat di Fiji Tak Picu Ancaman Tsunami bagi Indonesia
Kementerian Pertanian Pastikan Harga Ayam di Pasar Minggu Masih Sesuai Acuan
Pakar APINDO Ingatkan KUHP Baru Bisa Tak Efektif Jika Penegak Hukum Bermasalah
IKA Unhas Salurkan 22 Ton Beras untuk Program Ramadhan