MURIANETWORK.COM -Militer Israel resmi memulai “tahap awal” serangan besar-besaran terhadap Kota Gaza, dengan menetapkan pusat kota terbesar di wilayah yang terkepung itu sebagai “zona pertempuran”.
Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, menyampaikan pernyataan ini melalui sebuah unggahan di platform X pada Jumat, 30 Agustus 2025.
“Kami tidak menunggu. Kami telah memulai operasi awal dan tahap pertama serangan terhadap Kota Gaza,” tulis Adraee, dikutip dari Al Jazeera.
“Saat ini kami beroperasi dengan kekuatan penuh di pinggiran kota,” tambahnya.
Israel juga mengumumkan telah menemukan jenazah Ilan Weiss, warga Israel yang tewas dalam serangan 7 Oktober 2023 di Israel selatan, yang sebelumnya dibawa ke Gaza.
Langkah ini diambil bersamaan dengan keputusan Israel menghentikan “jeda taktis” dalam serangan terhadap kota di Gaza utara. Sebelumnya, jeda ini dimaksudkan untuk memungkinkan operasi kemanusiaan terbatas.
“Mulai hari ini pukul 10.00 pagi (waktu setempat), gencatan senjata taktis-lokal tidak lagi berlaku di Kota Gaza, yang kini menjadi zona pertempuran berbahaya,” kata pihak militer melalui X.
Sementara itu, laporan terbaru dari Inisiatif Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) menyebutkan bahwa kelaparan telah melanda provinsi Gaza, termasuk Kota Gaza, tempat ratusan ribu warga Palestina masih bertahan.
Sejak awal Agustus, serangan udara dan darat Israel terus menggempur Kota Gaza. Menurut UNRWA, operasi militer yang lebih besar sedang disiapkan dan berpotensi memaksa lebih dari satu juta warga Palestina mengungsi ke zona konsentrasi di Gaza selatan.
Akibat pemboman tanpa henti, ribuan warga sipil kini berbondong-bondong mengungsi ke bagian barat Kota Gaza, kata Kementerian Kesehatan Palestina.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Ini Baru Wakil Rakyat! Di Swedia, Gaji Parlemen Tak Jauh Beda dari Gaji Guru dan Naik Bus
Kronologi Aparat Timor Leste Tembak WNI di Perbatasan NTT, Pemerintah Dituntut Tegas!
Ngeri! Begini Kronologi WNI Ditembak Aparat Timor Leste Saat Pertahankan Batas Negara
Usai Temui Trump, Putin Diam-diam Kunjungi Pusat Nuklir di Sarov, Ada Apa?